Tarif Air Tirta Nusa Sudah Disesuaikan, Perumda Mulai Sosialisasi kepada Para Pihak dan Pelanggan

Natuna – Perumda Air Minum Tirta Nusa Kabupaten Natuna mulai mensosialisasikan penyesuaian tarif dan tarif rata-rata air kepada pelanggan.

Sosialisasi tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan informasi mengenai perubahan tarif dapat diterima masyarakat secara utuh, termasuk alasan yang mendasari kebijakan tersebut.

Sosialisasi perdana berlangsung di Aula Kantor Camat Bunguran Timur, Ranai, Selasa (22/9/2026). Kegiatan dihadiri Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa Zaharuddin, Kepala Bagian Perekonomian Setda Natuna Agino Riko, Camat Bunguran Timur Syuparman serta menggandeng HMI Natuna.

Sejumlah lurah, kepala desa, kepala dusun, ketua RW dan ketua RT di wilayah Kecamatan Bunguran Timur turut diundang dalam kegiatan tersebut.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa Zaharuddin mengatakan, sosialisasi menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi terkait penyesuaian tarif kepada pelanggan.

Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui secara jelas kebijakan yang akan diterapkan, termasuk alasan di balik penyesuaian tersebut.

“Hari ini kita sosialisasi dulu di wilayah Bunguran Timur, nanti kita lanjutkan ke Kecamatan Bunguran Selatan. Di dalam minggu ini juga,” kata Zaharuddin.

Ia menjelaskan, penyampaian informasi secara langsung diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Selain menyampaikan adanya penyesuaian tarif, Perumda juga memaparkan berbagai alasan yang menjadi dasar dilakukannya kebijakan tersebut.

Zaharuddin menegaskan, sosialisasi tidak hanya ditujukan kepada perangkat pemerintahan di tingkat kecamatan, tetapi diharapkan dapat diteruskan hingga ke masyarakat sebagai pelanggan layanan air minum.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Natuna Agino Riko mengatakan, Pemerintah Kabupaten Natuna siap mengambil bagian dalam proses sosialisasi penyesuaian tarif tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini juga memiliki perhatian terhadap upaya pembenahan sarana dan prasarana yang dimiliki Perumda Air Minum Tirta Nusa.

“Menurutnya, saat ini pemerintah daerah begitu konsen dengan upaya perbaikan sarana dan prasarana yang ada di Perumda Tirta Nusa,” ujarnya.

Agino berharap sosialisasi yang dilakukan Perumda tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Lebih dari itu, informasi mengenai penyesuaian tarif harus benar-benar dipahami pelanggan sehingga masyarakat mengetahui alasan dan tujuan dari kebijakan tersebut.

“Jangan hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi bagaimana informasi tentang penyesuaian tarif ini bisa diterima dan dimengerti oleh para pelanggan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Bunguran Timur Syuparman berharap seluruh unsur pemerintahan di tingkat kelurahan dan desa dapat membantu meneruskan informasi kepada masyarakat.

Ia meminta pihak desa, lurah, RW hingga RT melaksanakan sosialisasi secara berjenjang agar informasi mengenai penyesuaian tarif air dapat diterima masyarakat secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

Sosialisasi di tingkat kecamatan tersebut menjadi langkah awal Perumda Air Minum Tirta Nusa dalam menyampaikan kebijakan penyesuaian tarif kepada pelanggan.

Setelah Bunguran Timur, sosialisasi dijadwalkan berlanjut ke Kecamatan Bunguran Selatan dalam pekan yang sama.

Dengan pola penyampaian secara berjenjang, Perumda bersama pemerintah daerah berharap informasi mengenai penyesuaian tarif dapat menjangkau pelanggan secara lebih luas, sekaligus memberikan pemahaman mengenai dasar dan tujuan dari kebijakan tersebut. (Rap)