ilustrasi covid-19. (internet)

Karimun, lendoot.com – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Karimun mengkonfirmasi adanya penambahan tujuh pasien baru COVID-19, Jumat (23/10/2020).

Dari penambahan itu, maka jika akumulasi semuanya per 23 Oktober 2020 menjadi 109 kasus. Rinciannya, 52 orang masih dalam perawatan medis, enam orang meninggal dunia dan 51 orang telah dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, saat ini masih terdapat 52 pasien positif dalam penaganan pihaknya. Pasien tersebut, diantaranya 22 orang dirawat di RSUD Muhammad Sani, 2 orang di RSBT, 1 orang di Puskesmas Meral Barat, 20 orang di RSKI Galang dan 7 orang isolasi mandiri di rumah..

“Ada 7 orang pasien yang masih menunggu ruangan, sehingga mereka isolasi mandiri dengan pengawasan kita,” kata Rachmadi, Jumat (23/10/2020) sore.

Ia mengatakan, penambahan pasien positif ini berasal dari kontak erat pasien terkonfirmasi sebelumnya. Sebelumnya, pada Kamis (22/10/2020) ada satu pasien yang telah lebih dulu positif.

“Kemarin penambahan 1 dan hari ini ada 7. Jadi total kasus 109,” katanya.

Rachmadi menjelaskan, 109 kasus ini tersebut tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Karimun dengan rincian wilayah terbanyak di Kecamatan Karimun.

“Karimun 37 kasus, Meral 26 kasus, Tebing 17 kasus, Meral Barat 3, Kundur 15, Moro 3, Belat 1, Kundur Barat 1, dan luar Karimun 5 orang,” katanya.

Ia juga menyebutkan, Oktober merupakan bulan tertinggi ditemukan kasus positif COVID-19 dengan jumlah 68 kasus baru.

“Sampai saat ini ada 68 kasus yang kita temukan. Di September itu, kasus baru mencapai 41 kasus, dan hingga kini sudah 109 kasus,” katanya.

Terjadinya lonjakan kasus tersebut, Rachmadi meminta masyatakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dalam setiap kegiatan, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Peningkatan ini kita harap masyatakat lebih mematuhi protokol kesehatan yang ada. Kita tidak ingin, hingga ada penambahan kasus lebih tinggi lagi,” katanya.  (rko)