Pemusnahan barang bukti narkoba beberapa waktu lalu.

Karimun, Lendoot.com – Selama semester I tahun 2020, Satuan Reserse dan Narkoba Polres Karimun ungkap 17 kasus peredaran narkotika di Kabupaten Karimun. Dari jumlah tersebut, 34 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Jumlah itu terjadi penurunan dibandingkan periode yang sama dj tahun 2019 lalu, dengan jumlah pengungkapan sebanyak 33 kasus.

Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Rayendra Arga Prayana mengatakan, penurunan angka pengungkaoan peredaran narkoba dipengaruhi dengan pandemi Covid- 19, dimana kegiatan kepolisian difokuskan untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19.

“Terjadi penurunan, karena seperti kita ketahui beberapa bulan belakangan kegiatan lebih banyak difokuskan ke pananggulangan Covid-19,” kata Rayendra.

Ia mengatakan, pengungkapan 17 Kasus itu, sebanyak 34 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari tangan para tersangka, polisi menyita Narkotika jenis sabu seberat 1.536,96 Gram, Happy Five 70 butir, ekstasi 10,5 butir, dan ganja 2,52 gram.

“Tersangka sebanyak 34 orang Warga Negara Indonesia,” katanya.

Rayendra mengatakan, dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba pihaknya berharap peran aktif masyarakat untuk bekerjasama bersama-sama menjaga Karimun dari peredaran narkotika.

“Tentunya upaya dalam pemberantasan harus diimbangi dengan pencegahan di lapangan. Bukan dari kita saja, melainkan masyarakat juga harus berperan aktif,”katanya.

Ia meminta kepada masyarakat untuk dapat terus mendukung Polri dalam hal pencegahan peredaran narkoba khususnya di wilayah Karimun, dengan selalu memberikan informasi apabila ditemukan adanya hal- hal yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal.

“Permasalahan narkoba tanggung jawab bersama, sehingga partisipasi peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah masuknya narkoba di lingkungan ataupun keluarga,” katanya.

(rk)