Satpol PP Amankan Manusia Silver di Lampu Merah Sei Lakam

Keberadaan Manusia Silver menjadi perhatian masyarakat. Manusia Silver dianggap sebagai bagian dari pengemis, sehingga Patroli Penertiban Anak Jalanan Gelandangan dan Pengemis pun dilakukan. Atas perintah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karimun, regu patroli mengamankn dua orang Manusia Silver di Lampu Merah Sei Lakam. Selanjutnya kedua orang tersebt dibawa ke Kantor Satpol PP untuk didata diberi pengarahan dan pembinaan oleh Satpol-pp dan serta Dinas Sosial. “Diamankan atas dasar laporan masyarakat yang menganggap mengganggu kenyamanan masyarakat berkendara,” ujar Plt Kasi Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Karimun, Rabu (1/3/2023).

Karimun, Lendoot.com – Keberadaan warga yang mengecat tubuhnya dengan cat warna silver, atau warga kerap menyebutnya sebagai Manusia Silver di simpang Lampu Merah Sei Lakam Karimun Kepri, dinilai mengganggu ketertiban umum.

Keberadaan Manusia Silver menjadi perhatian masyarakat. Manusia Silver dianggap sebagai bagian dari pengemis, sehingga Patroli Penertiban Anak Jalanan Gelandangan dan Pengemis pun dilakukan.

Atas perintah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karimun, regu patroli mengamankn dua orang Manusia Silver di Lampu Merah Sei Lakam.

Selanjutnya kedua orang tersebt dibawa ke Kantor Satpol PP untuk didata diberi pengarahan dan pembinaan oleh Satpol-pp dan serta Dinas Sosial.

“Diamankan atas dasar laporan masyarakat yang menganggap mengganggu kenyamanan masyarakat berkendara,” ujar Chairys Wandy Plt Kasi Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Karimun, Rabu (1/3/2023).

Sebagai abdi masyarakat, Chairys Wandy memberikan dua pilihan kepada pelaku Manusia Silver tersebut. Dipulangkan ke kampung halamannya, atau dicarikan kerja di Karimun sesuai keahliannya. “Setelah kita berikan pilihan, mereka memilih balik kampung saja,” jelas Chairys Wandi. (msa)