Tanjungpinang – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, mendampingi Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyambut kedatangan rombongan besar dari Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Masjid Raya Sultan Riau, Pulau Penyengat, Rabu (11/2/2026).
Kedatangan rombongan ini dalam rangka memperingati Haul Khalifah Syekh Syihabuddin bin Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antara Negeri Segantang Lada dengan zuriat ulama besar asal Kalimantan Selatan tersebut.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas dipilihnya Pulau Penyengat sebagai lokasi peringatan haul. Menurutnya, hal ini mempertegas posisi Pulau Penyengat sebagai pusat peradaban Islam dan destinasi wisata religi di Kepulauan Riau.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Raja Ariza menyatakan kebanggaannya atas kunjungan ini. Ia menilai kehadiran rombongan Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari membawa keberkahan tersendiri bagi Kota Tanjungpinang.
“Pulau Penyengat memiliki ikatan historis dan spiritual yang sangat kuat. Melalui peringatan Haul Syekh Syihabuddin ini, kita tidak hanya mengenang jasa para ulama, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai keislaman dan ukhuwah di tengah masyarakat kita,” ujar Raja Ariza.
Rangkaian kegiatan haul ini diisi dengan pembacaan tahlil, doa bersama, serta ziarah ke makam-makam tokoh penting di Pulau Penyengat. Syekh Syihabuddin sendiri dikenal sebagai ulama yang memiliki peran besar dalam penyebaran ilmu agama, dan nasabnya bersambung langsung kepada ulama legendaris Nusantara, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan).
Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan berskala nasional seperti ini. Raja Ariza berharap, kolaborasi antara pemerintah daerah dan yayasan-yayasan keagamaan dapat terus ditingkatkan guna mempromosikan warisan budaya dan sejarah Islam di Kepulauan Riau ke kancah internasional.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah Provinsi Kepri, tokoh agama, pengurus Masjid Raya Sultan Riau, serta masyarakat setempat yang menyambut rombongan dengan penuh keramahan khas Melayu. (*/rsd)




