Sambut Ramadan, Budak Melayu Gelar Kenduri Kampong di Masjid Al Mubarak

Karimun, Lendoot.com – Akar budaya Melayu tak lepas dari Agama Islam. Tradisi yang dipraktikkan dalam keseharian masyarakat Melayu tidak bertentangan dengan Islam.

Misalnya saat menyambut bulan puasa atau Ramadan, biasanya akar budaya Melayu menggelar acara silaturahim dengan sesame masyarakatnya. Dipraktikkan dengan menggelar acara makan bersama, dilanjutkan saling bermaaf-maafan dan menjalin keakraban.

Tradisi ini sepertinya akan terlestarikan dengan cara menggelar kegiatan menyambut Ramadan dengan acara bertajuk ’Kenduri Kampong’.

Adalah gagasan Budak Melayu (budak dalam bahasa Indonesia berarti anak, red) merencanakan menggelar kegiatan tersebut. Budak Balai itu terdiri dari beberapa organisasi kepemudaan seperti Pameral, Karang Taruna, dan SPMK.

Mereka sepakat menggelar kegiatan tradisi Melayu, bertajuk Kenduri Kampong tersebut.

Seperti disebutkan di atas kegiatan Kenduri Kampong ini diisi dengan kegiatan ramah-tamah dan silaturahim. Makan bersama dan diakhiri dengan saling bermaaf-maafan untuk membersihkan diri dan hati menyambut Ramadan.

“Kegiatannya ada semacam diskusi atau seminar oleh Raja Sirwansyah tetang adat budaya dan perspektif Melayu dalam Islam. Kemudian makan berhidang,  saling bermaafan menyambut Bulan Suci Ramadan,” ujar Ketua Panitia Raja Ayi.

Acara juga direncanakan dilanjutkan dengan melakukan ziarah ke makam Amir Karimun yang lokasinya tidak jauh di lokasi acara di Masjid Al Mubarak  Meral.

Acara ini rencananya digelar 20 Maret 2022 mendatang di masjid dan halaman Masjid Al Mubarak Sei Pasir Meral. (msa)