Karimun, Lendoot.com – Tidak ada kejelasan statusnya, Sebanyak 257 CPNS (calon pegawai negeri sipil) dan 336 PPPK PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) merencanakan akan mendatangi gedung Pemkab Karimun, Senin (18/4/2022) pagi ini.
Ratusan calon pegawai Pemkab Karimun itu mengaku kecewa dengan penanganan nasib status mereka yang sudah dinyatakan lulus Desember 2021, namun tidak ada kejelasan terkait masuk kerjanya sebagai pegawai hingga saat ini.
“Rencana kami ramai-ramai mendatangi kantor bupati pagi ini. Bukan demo, kita cuma mau silaturahmi sekaligus menanyakan kepastian waktu untuk kami mulai bekerja,” ujar seorang CPNS kepada Lendoot.com.
Langkah yang diambil calon pegawai ini disebabkan karena ketidakjelasan status mereka sejak diumumkan lulus sebagai CPNS dan PPPK, Desember 2021 lalu.
Akibat tak ada tindaklanjutnya, hingga kini mereka hanya menunggu dalam ketidakpastian. Dampaknya, sambil menunggu ketidakpastian itu, sebagian mengaku sudah berhenti bekerja di tempat yang lama.
Mirisnya, mereka yang punya keluarga juga mengalami kesedihan luar biasa karena sebentar lagi Lebaran Idul Fitri, sementara mereka tidak berpenghasilan sejak Desember 2021 lalu tersebut.
Perihal akan datangnya ratusan calon pegawai Pemkab itu, dibenarkan Plh Sekdakab Karimun, Djunaidy. “Iya, tadi malam waktu Safari Ramadan ada seorang PPPK memberitahukan ke saya soal rencana ini (datangi kantor bupati, red),” jelas Djunaidy.
Setelah mendapat laporan itu, Djunaidy meminta agar tidak perlu datang ke kantor bupati, sebab dalam waktu dekat ini kabar kepastian mereka bekerja akan disampaikan.
Djunaidy juga mengaku sudah berkordinasi dengan pihak Dinas Kepegawai dan SDM Karimun. “Saya sarankan, jangan lah datang ramai-ramai begitu. Sebenarnya proses verifikasinya sudah rampung, tinggal menunggu Pertek-nya. Baru nanti kapan masuknya dikabari lagi,” jelas Djunaidy.
Sampai berita ini diturunkan, CPNS dan PPPK belum mengurungkan niatnya mendatangi kantor bupati pagi ini. (msa)




