Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, pada Selasa (14/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Ranai ini diikuti oleh seluruh kepala OPD, instansi vertikal, pelaku usaha dan distribusi, serta lembaga pendukung lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Cen menegaskan pentingnya langkah konkret dan aksi cepat dalam mengantisipasi potensi kenaikan inflasi di daerah. Ia menyebutkan bahwa koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat, termasuk dengan pihak Bank Indonesia (BI).
“Nanti ketika kedatangan tim dari BI, kita akan berdiskusi bersama untuk mencari solusi menekan kenaikan inflasi di Natuna. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah tingginya harga tiket pesawat ke Natuna,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan PembangunanMarwan Syahputra, menjelaskan bahwa rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil pemantauan harga kebutuhan pokok oleh Satgas Pangan beberapa waktu lalu. Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas.
“Beberapa komoditas mengalami kenaikan, sehingga perlu kita sikapi bersama. Rapat ini juga membahas ketersediaan bahan bakar, peran perbankan, serta penguatan transaksi digital melalui penggunaan QRIS,” jelas Marwan.
Ia juga meminta seluruh OPD untuk menyusun laporan perkembangan di masing-masing sektor guna dilaporkan kepada BI sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan.
Dari sektor pangan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Wan Syazali menyampaikan bahwa terjadi kenaikan harga beras premium di pasaran.
“Memang ada kenaikan harga sekitar Rp1.000 hingga Rp3.000 per kilogram untuk beras premium. Namun untuk beras SPHP dan minyak goreng relatif stabil. Penyaluran beras masih berjalan melalui distributor, sementara minyak goreng difokuskan ke pasar karena keterbatasan stok,” ujarnya.
Terkait ketersediaan stok, pihak Bulog memastikan bahwa stok beras SPHP dalam kondisi aman. Untuk minyak goreng, Bulog siap mengusulkan penambahan stok ke pimpinan pusat.
Dari sektor transportasi, Kepala Dinas Perhubungan, Allazi menyampaikan bahwa jadwal kapal, baik Pelni, perintis maupun Ro-Ro, berjalan normal tanpa keterlambatan. Namun, kapal-kapal kecil masih menyesuaikan dengan kondisi cuaca di lapangan.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Natuna hingga saat ini belum termasuk dalam daerah yang mengalami inflasi karena tidak masuk dalam cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional.
Meski demikian, pemantauan pergerakan harga tetap dilakukan secara rutin guna mengantisipasi potensi tekanan inflasi di daerah.Pemantauan tersebut dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), yang mencatat perkembangan harga berbagai komoditas strategis secara berkala di tingkat pasar.
Dari hasil pemantauan terbaru, terindikasi adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas utama, di antaranya beras, cabai, dan gula pasir.
Kenaikan harga beras dipengaruhi oleh fluktuasi pasokan, terutama untuk jenis premium, serta faktor distribusi antarwilayah.
Sementara itu, harga cabai cenderung mengalami kenaikan akibat faktor cuaca yang memengaruhi produksi dan pasokan dari daerah pemasok.
Untuk komoditas gula pasir, kenaikan harga diduga berkaitan dengan distribusi dan ketersediaan stok di tingkat pasar.
Meskipun kenaikan tersebut masih dalam batas yang relatif terkendali, kondisi ini tetap menjadi perhatian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Natuna.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan langkah antisipatif, seperti memperkuat distribusi, menjaga ketersediaan stok, serta mengintensifkan pemantauan harga di pasar.
Langkah ini dinilai penting agar potensi kenaikan harga tidak berkembang menjadi gejolak inflasi yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan instansi vertikal terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga dan pasokan di Natuna. (Rap)




