Pulau Nirup jadi Wisata Andalan di Titik Terluar Indonesia

Batam, Lendoot.com – Pulau Nirup merupakan satu dari 164 pulau yang menjadi bagian dari Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Pulau ini hanya berjarak 15 menit dari pantai Sentosa Island, Singapura. Pulau ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, Terminal Khusus Pariwisata PT Tritunas Sinar Benua dan ONE’15 Marina.

Tujuan adanya terminal khusus pariwisata ini diharapkan dapat membuat wisatawan betah berlibur di sana.

Banyak kelebihan yang dimiliki pulau ini. Antara lain, airnya jernih, pulaunya masih hijau, memiliki terumbu karang yang indah dan natural sehingga sangat memanjakan mata bagi pelancong yang punya hobi snorkling dan menyelam.

Di pelabuhan pariwisata Pulau Nirup ini dilengkapi fasilitas keimigrasian dan bea cukai, sehingga wisman semakin mudah masuk ke kawasan ini karena persoalan keimigrasian dan bea cukai selesai di sana.

Pulau ini juga akan dilengkapi dengan hunian mewah, resort, hotel, dan banyak lagi fasilitas istimewa lainnya, sehingga benar-benar menjadi surga bagi pencinta olahraga air.

Menariknya lagi, pelancong bisa membawa kapal pesiar sendiri atau menyewa tanpa dipusingkan tempat tambat sebab, pulau ini dilengkapi fasilitas tambat (marina) yang bisa menampung banyak kapal pesiar atau yatch.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto sempat menghadiri peresmian terminal pariwisata ini.

Terminal yang menjadi pintu masuk kawasan wisata berkelas internasional ini, diharapkan menjadi salah satu pendongkrak dalam pertumbuhan ekonomi di Kota Batam dan Provinsi Kepri.

Mengingat, kehadiran destinasi wisata baru ini dipastikan akan meningkatkan jumlah kunjungan wisata Batam, baik wisatawan domestik atau Nusantara maupun wisatawan mancanegara (Wisman).

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan destinasi Pulau Nirup menjadi destinasi wisata andalan Indonesia, selain Pulau Bali dan beberapa pulau lainnya.

“Wisata ini juga bisa menjadi salah satu penjaga negara  karena sebagai bagian pulau terluar. Dan ini jadi andalan wisata Indoensia,” ujar menteri dalam akun instagramnya. (rst)