Karimun, Lendoot.com – Saat kejadian korban sempat berkomunikasi dengan kedua operator melalui alat komunikasi radio (HT).

Saat melakukan pengecekan motor listrik kompayer, jarak antara korban dan operator tersebut hanya berkisar 50 meter.

Kini pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi operator tambang granit itu atas insiden pekerja PT. Pasific Granitama, Maryono (42).

Kapolsek Meral AKP Doddy Santosa Putra mengatakan, kedua operator tersebut akan dimintai keterangan di Mapolres Karimun.

“Sementara ada dua orang saksi yang tadi sudah diarahkan untuk dimintai keterangan ke Polres. Keduanya dari operator,” ujar Doddy saat dikonfirmasi via seluler, Sabtu (4/1/2020) sore.

AKP Doddy menambahkan, selain kedua operator tersebut, pihaknya juga akan meminta keterangan dari Perusahaan maupun pihak keluarga korban.

“Pasti ada saksi lain yang nanti akan kita periksa, termasuk dari perusahaan dan pihak keluarga,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, pada saat pengecekan kompayer, korban tergilas Puli, sehingga menyebabkan tubuh korban hancur.

Pantauan Lendoot.com, dikediaman korban di Kelurahan Darussalam, Guntung Punak, Meral Barat, jenazah korban akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Guntung Punak, Meral Barat, Karimun. (riandi)