NATUNA – Upaya mencegah kenakalan remaja tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun komunikasi sejak dini bersama generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan PS. Kapolsubsektor Bunguran Timur Laut, Aipda Julius P Sijabat, saat menjadi pembina upacara dalam program Polisi Go to School di SMP Negeri 1 Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Senin (5/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dirangkaikan dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dan ramah tamah bersama kepala sekolah serta tenaga pendidik di Kecamatan Bunguran Timur Laut.
Di hadapan para pelajar, Aipda Julius mengingatkan bahwa kedisiplinan merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter dan menentukan masa depan.
Ia mengajak siswa membiasakan diri disiplin dalam hal-hal sederhana, mulai dari waktu, belajar hingga menjaga sikap dalam kehidupan sehari-hari. Para pelajar juga diminta menghormati orang tua dan guru yang memiliki peran penting dalam membimbing mereka.
“Disiplin merupakan bagian penting dalam membentuk karakter. Mulailah dari disiplin waktu, disiplin belajar dan disiplin dalam bersikap. Hormati orang tua dan guru karena mereka memiliki peran penting dalam membentuk masa depan kalian,” pesan Aipda Julius.
Tak hanya soal disiplin, perhatian juga diarahkan pada sejumlah persoalan yang berpotensi merusak masa depan pelajar, seperti bullying, tawuran, narkoba dan rokok.
Aipda Julius mengingatkan agar lingkungan sekolah tetap menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar, bertumbuh dan mengejar cita-cita.
Ia juga mengajak para pelajar menumbuhkan rasa cinta tanah air serta menjaga persatuan dan hubungan baik dengan sesama teman.
Menurutnya, kehadiran polisi di lingkungan sekolah bukan semata-mata untuk melakukan pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan generasi muda.
“Polisi adalah sahabat kita semua. Jangan takut kepada polisi. Apabila terjadi tindak kejahatan atau permasalahan yang membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Para siswa juga diminta tidak diam apabila mengetahui adanya persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal.
Mereka dapat menyampaikan persoalan tersebut kepada guru, Bhabinkamtibmas di desa masing-masing maupun melalui layanan kepolisian 110.
“Jika ada permasalahan atau hal yang tidak diinginkan, segera sampaikan kepada Bhabinkamtibmas yang ada di desa masing-masing atau dapat menghubungi layanan kepolisian 110,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Aipda Julius turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara, terutama petugas pengibar bendera, paduan suara serta para siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh semangat.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di Aula SMP Negeri 1 Tanjung. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tanjung Mat Nawi, Koordinator UKSPF Kecamatan Bunguran Timur Laut Iwan, S.Pd., Kepala SMP Negeri 1 Tanjung Fatur Rahman, S.Pd., para kepala sekolah se-Kecamatan Bunguran Timur Laut di bawah naungan UKSPF, tenaga pendidik serta seluruh siswa SMP Negeri 1 Tanjung.
Melalui program Polisi Go to School, Polsubsektor Bunguran Timur Laut mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian, sekolah dan pelajar.
Kehadiran polisi di lingkungan pendidikan diharapkan tidak hanya memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja, tetapi juga membantu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, persatuan dan cinta tanah air sejak bangku sekolah.
Sebab, membangun generasi yang kuat tidak cukup hanya dengan menjauhkan mereka dari narkoba dan kenakalan remaja, tetapi juga dengan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, mendapat teladan dan memiliki keberanian untuk menyampaikan persoalan ketika membutuhkan bantuan. (Rap)



