Karimun, Lendoot.com – Kebakaran yang kerap terjadi karena korsleting listrim patut menjadi perhatian masyarakat. Khususnya pelanggan listrik PLN ULP Tanjungbalai Karimun.
Selain manfaatnya, listrik juga bisa mengundang bahaya, seperti penybab kebakaran. PLN ULP Tanjungbalai Karimun gencar memberikan edukasi terkait manfaat serta bahaya listrik kepada masyarakat.
Langkah memberi tips ini agar masyarakat terhindar dari potensi-potensi bahaya kelistrikan yang dapat menimbulkan dari terjadinya kebakaran.
Korsleting listrik adalah suatu kondisi berbahaya yang terjadi ketika dua atau lebih kabel listrik yang berbeda polaritas, atau konduktor yang berbeda, terhubung secara tidak benar atau terputus, menyebabkan arus listrik berjalan melalui jalur yang tidak diinginkan.
“Cegah kebakaran akibat korsleting dengan peduli instalasi listrik,” imbau Manager PLN ULP Tanjungbalai Karimun Marwan Sholeh, belum lama ini.
Ada lima tips agar tercegah dari kebakaran yang diakibatkan dari korsleting listrik.
Pertama, jangan mengotak-atik kWh meter sendiri. Apabila kendala silakan menghubungi petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau CC 123.
Selanjutnya, cek steker di rumah masing-masing. Apabila bewarna kehitaman, segera ganti dan jangan menumpuk steker secara berlebihan.
Gunakan peralatan listrik berkualitas SNI. “Jangan terkecoh harga rendah, namun kualitasnya rendah,” imbaunya. Kemudian, jauhkan alat elektronik dari benda yang mudah terbakar, seperti gas LPG dan horden.
Terakhir, hindari kontak peralatan listrik dalam waktu yang lama. “Jangan biarkan alat elektronik menetap pada stop kontak terlalu lama, dan hindari tusuk kontak yang longgar,” pinta Marwan.
Jam nyala pemakaian listrik normal pada semua daya dalam satu bulan juga perlu ada pembatasannya. “Mulai dari hingga 20 ampere batasnya sebesar 720 jam nyala dalam sebulan,” pungkasnya. (msa)




