Pj Wali Kota Tanjungpinang Minta Pedagang Jangan Jual Beras Terlalu Mahal

Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan saat meninjau harga beras SPHP di Pasar Bintan Center, kemarin. (ft Immanuel Patar Mangaraja Aruan sijoritoday)

Tanjungpinang, Lendoot.com – Saat meninjau pedagang di Pasar Bintan Center, Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan meminta pedagang agar tidak menjual beras SPHP dengan harga yang terlalu mahal.

Alasannya mengungkapka hal itu karena Hasan mendapati kabar ada pedagang yang menjual beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp57 ribu.

“Harga ini sudah cukup mahal dan mendekati HET (harga eceran tertinggi, red) yang ditetapkan Bulog. Saya minta harganya diturunkan jadi Rp56 ribu,” ujar Hasan saat menemui pedagang.

Kalau distributor mejualnya Rp56 ribu, maka katanya, seharusnya tak ada perbedaan harga dengan pengecer di Pasar Bintan Centre tersebut.

Untuk harga beras, tambahnya, pemerintah bisa melakukan intervensi terutama untuk beras SPHP atau bulog medium, yang penting memastikan para pedagang dan distributor tetap mendapat keuntungan yang cukup.

Apalagi untuk beras bulog, para distributor juga tidak terlalu jauh untuk mengambil stok beras, karena gudang bulog juga berada di Tanjungpinang.

Hasan juga mengatakan, sudah meminta  distributor agar membuat daftar harga di pasar. Ini agar masyarakat mudah memantau dan bisa melaporkan kalau ada pedagang yang menjual dengan harga yang jauh lebih tinggi dari daftar tersebut.

Pihak distributor beras yang ditemui, Aseng mengakui siap mematuhi arahan yang diberikan oleh pemerintah, termasuk untuk menurunkan harga dan memasang daftar harga di toko miliknya.

“Kita akan ikuti tadi permintaan pemerintah untuk turunkan harga dan pasang daftar harga,” ujarnya.

Untuk beras SPHP diakuinya, ia mendapatkan kuota sebanyak dua ton dari gudang Bulog Tanjungpinang.

Selain beras bulog, ia juga menjual beras premium lainnya yang harga memang cukup tinggi yakni Rp15 ribu per kilogram. (*/amr)