Natuna – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA) terus memperkuat standar keselamatan penerbangan dengan melakukan penataan area drainase runway paralel di wilayah pangkalan, Minggu (19/4).
Kegiatan yang berlangsung di Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau ini difokuskan pada perbaikan dan perataan timbunan material pasir yang sebelumnya mengendap di sekitar saluran drainase.
Penataan tersebut dilakukan untuk meningkatkan jarak pandang dari menara pengawas (tower) menuju runway, sehingga mendukung optimalisasi pengawasan lalu lintas penerbangan.
Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keselamatan operasional penerbangan, khususnya di wilayah Natuna yang memiliki nilai strategis sebagai kawasan perbatasan.
Dalam pelaksanaannya, Lanud RSA mengerahkan alat berat guna meratakan timbunan material pasir, termasuk pada area bekas penumpukan yang masih membentuk akumulasi di sepanjang drainase runway paralel.
Kondisi tersebut sebelumnya dinilai berpotensi mengganggu visibilitas dari tower terhadap aktivitas di landasan.
Proses pekerjaan turut diawasi langsung oleh Kepala Dinas Operasi Lanud RSA, Kolonel Pnb Dion Aridito, S.T., M.M., melalui Kepala Seksi Base Operations, Kapten Lek M. Basori.
Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan standar operasional penerbangan yang berlaku.
Penataan drainase ini tidak hanya berdampak pada peningkatan visibilitas, tetapi juga mendukung kelancaran sistem aliran air di sekitar runway, sehingga dapat meminimalisir risiko genangan yang berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.
Dengan meningkatnya frekuensi penerbangan, baik sipil maupun militer di Natuna, Lanud RSA terus berkomitmen menjaga kesiapan fasilitas operasional. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran penerbangan di salah satu wilayah terdepan Indonesia.
Kegiatan penataan berlangsung aman dan lancar, serta diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas pengawasan dan keselamatan operasional penerbangan di Lanud Raden Sadjad. (Rap)



