Bintan – Memperingati Hari Posyandu Nasional yang jatuh pada 29 April, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bintan menggelar kegiatan semarak pelayanan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Bintan, kemarin.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam memperkuat transformasi Posyandu sebagai lembaga pelayanan masyarakat berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Adapun enam SPM tersebut mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), hingga sektor sosial.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, menegaskan bahwa momentum ini adalah langkah strategis untuk mendekatkan layanan dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Melalui peringatan ini, Posyandu diharapkan tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi berkembang menjadi pusat layanan terpadu lintas sektor yang memberikan manfaat nyata dan menyeluruh bagi masyarakat,” ujar Hafizha di sela kegiatannya.
Layanan Serentak di 10 Kecamatan
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 10 kecamatan, mulai dari Bintan Timur, Mantang, Bintan Pesisir, Gunung Kijang, Toapaya, Teluk Bintan, Teluk Sebong, Seri Kuala Lobam, Bintan Utara, hingga wilayah terjauh, Tambelan.
Masyarakat dapat mengakses beragam layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu dan balita, penyuluhan gizi, layanan Keluarga Berencana (KB), hingga edukasi kesehatan lingkungan. Tak hanya itu, program lintas sektor juga turut meramaikan kegiatan, seperti sosialisasi bank sampah, layanan pengaduan masyarakat, pustaka keliling, hingga edukasi penanggulangan bencana.
Peninjauan Lapangan dan Dukungan Ketahanan Pangan
Dalam agenda tersebut, Hafizha turun langsung meninjau tiga lokasi utama, yakni UPTD Puskesmas Teluk Bintan, UPTD Puskesmas Toapaya, dan UPTD Puskesmas Kawal.
Sebagai bentuk dukungan terhadap lingkungan dan ketahanan pangan keluarga, Hafizha menyerahkan secara simbolis 150 bibit pohon produktif kepada masyarakat. Jenis bibit yang dibagikan meliputi mangga, durian, kelengkeng, jambu biji, hingga alpukat.
“Posyandu kini telah bertransformasi. Kami mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan ini secara rutin, karena cakupannya kini menyentuh aspek pendidikan hingga sosial demi kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Hafizha juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader Posyandu, perangkat daerah, dan elemen masyarakat yang telah bersinergi menyukseskan transformasi ini.
Peringatan tahun 2026 ini mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.” Melalui momentum ini, Posyandu di Kabupaten Bintan diharapkan semakin adaptif dan responsif sebagai garda terdepan pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan. (*/fji)



