Bandara RHF di Sei Bati Tebing. (ricky)

Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Kabupaten Karimun segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pembebasan Lahan Warga untuk pengembangan landasan pacu atau run way di Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun.

Pembentukan Satgas itu merupakan tindak lanjut kedatangan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang meninjau dua proyek vital di Karimun pada Sabtu (1/5/2021) kemarin.

Asisten II Pemkab Karimun Hurnaini mengatakan, Pemkab Karimun sudah menyatakan kesiapannya mengenai persoalan lahan itu, seperti pembebasan lahan atau dikerjasamakan untuk kepentingan umum.

Selain itu, pihaknya juga akan segera memperbarui kembali dokumen perencanaan yang telah kadaluarsa sebelumnya dengan melakukan pengikuran ulang bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karimun.

“Kita perbarui dulu dokumen yang sebelumnya. Ada sekitar 14 hektar lahan yang dibutuhkan, apabila selesai segera dilaporkan kepada pal Gubernur,” kata Hurnaini, Senin (3/5/2021).

Hurnaini mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karimun akan segera menyurati Pemprov Kepri agar kewenangan pembebasan lahan dapat dilimpahkan kepada Pemkab Karimun.

Kemudian, Pemkab Karimun segera membentuk Tim Satgas Pembebasan Lahan Warga tersebut.

“Tim persiapan pembebasan lahan nantinya akan diberi SK oleh bapak Bupati, jika tim kesiapan sudah melaksanakan dokumen yang dibutuhkan. Nantinya, akan dilanjutkan oleh tim pembebasan lahan yang dibentuk Kanwil BPN Kepri,” katanya.

“Tim tersebut nantinya akan berkoordinasi dengan pemilik-pemilik lahan seperti mengenai besaran harga ganti rugi dan lain sebagainya,” kata Hurnaini.

Seperti diketahui, pada tahun 2021, Kementerian Perhubungan menargetkan akan melakukan perpanjangan landasan Bandara RHA Karimun dari 1.400 meter ke 1.500 Meter.

Perpanjangan itu dilakukan secara bertahap hingga mencapai 2.200 Meter dari target seharusnya. Nantinya, setelah perpanjangan tahun ini, Bandara RHA Karimun akan dapat didarati pesawat narrow body seri 737.

Perpanjangan Bandara itu juga direncanakan akan mengarah ke arah laut sepanjang 200 meter dengan melakukan reklamasi.