Pelayanan RSUD M Sani Banyak Tuai Keluhan, Kadinkes Karimun Masih Belum Beri Respon

Hal senada diungkapkan warga lainnya, Ari. Dia mengatakan percuma gedung rumah sakitnya besar, gagah dan megah, jika pelayanannya tidak optimal. “Niat pak Sani dulu membangun rumah sakit itu untuk membantu masyarakat, menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan layanan kesehatan, tapi pelayanan sepertinya tidak ada perbaikan dari tahun ke tahun,” ujar Ari. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Karimun Rachmadi yang dikonfirmasi langkah-langkah perbaikan yang telah dan akan dilakukan untuk perbaikan pelayanan RSUD M Sani itu, tidak memberikan balasannya. Pesan singkat konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp terkait keluhan masyarakat seolah tidak mendapat balasannya.

Karimun, Lendoot.com – Setelah adanya inspeksi mendadak oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq dan sejumlah Anggota DPRD Karimun karena keluhan masyarakat terkait antrean beberapa hari lalu, namun pelayanan di RSUD Muhammad Sani tak kunjung membaik hingga kini.

Beberapa keluarga pasien mengungkapkan, selain antrean yang masih terjadi, pelayanan yang tidak ramah dari beberapa petugas di RSUD M Sani tersebut menjadi yang paling dikeluhkan.

“Gedung RSUD yang  megah tak sesuai dengan pelayanan yang diberikannya. Padahal mereka digaji oleh negara, tetapi kami warga negara tak mendapat pelayanan yang seperti rumah sakit umumnya,” ujar seorang warga mengadu kepada lendoot.com, Jumat (9/6/2023).

Hal senada diungkapkan warga lainnya, Ari. Dia mengatakan percuma gedung rumah sakitnya besar, gagah dan megah, jika pelayanannya tidak optimal.

“Niat pak Sani dulu membangun rumah sakit itu untuk membantu masyarakat, menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan layanan kesehatan, tapi pelayanan sepertinya tidak ada perbaikan dari tahun ke tahun,” ujar Ari.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Karimun Rachmadi yang dikonfirmasi langkah-langkah perbaikan yang telah dan akan dilakukan untuk perbaikan pelayanan RSUD M Sani itu, tidak memberikan balasannya.

Pesan singkat konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp terkait keluhan masyarakat seolah tidak mendapat balasannya. (msa)