Musibah Longsor di Natuna, 15 Meninggal, 47 Hilang, dan 1.216 Mengungi

Gubernur Ansar yang sedang berada di Jakarta langsung memerintahkan BPBD Kepri untuk segera mengirimkan bantuan logistik berupa makanan dan keperluan yang bersifat mendesak. Bantuan logistik diharapkan dapat membantu para korban yang berhasil selamat. “Kita sudah berkoordinasi dengan Bupati Natuna yang beserta perangkatnya sudah berangkat menuju lokasi kejadian. Kita minta BPBD Kepri untuk segera mengirimkan bantuan logistik ke Natuna besok,” katanya

Bencana longsor di Pulau Serasan yang menyebabkan 15 orang meninggal dunia dan 47 orang dinyatakan hilang.

Natuna, Lendoot.com – Peristiwa longsor yang terjadi, Senin (6/3/2023) siang itu yang menyebabkan sedikitnya 27 rumah tertimbun, memakan cukup banyak korban.

Tim Gabungan Tanggap Bencana Serasan dan Serasan Timur melaporkan hingga, Selasa (7/3/2023) pukul 04:00 WIB, telah ditemukan 15 orang korban meninggal dunia.

Sementara korban kritis empat orang, tiga orang dievakuasi ke Pontianak menggunakan KM Bukit Raya dan satu orang dikirim ke Ranai menggunakan KM Indra Perkasa.

Tim gabungan masih terus berupaya mencari korban yang tertimbun tanah longsor, diketahui sebanyak 47 orang dinyatakan hilang.

 “Data tersebut berdasarkan hasil perhimpunan data dan pencarian di hari pertama tanggal 6 Maret 2023, dan akan di update secara berkala,” kata Kadiskominfo Natuna, Bukhari seperti dikutip dari sijoritoday.

Selain itu, diketahui pula sebanyak 1.216 warga mengungsi ke Puskesmas, Masjid, PLBN, dan SMAN 1 Serasan. (*)