Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun bersama Stakeholder terkaut sepakat untuk kembali mengoperasikan pelabuhan Bongkar Muat Taman Bunga.
Meski alami kerusakan akibat dihantam KM Gloria, pada Januari lalu, beberapa bagian dermaga masih bisa digunakan, sehingga aktivitas bongkar muat bisa kembali dilakukan.
Sebelumnya, aktivitas di Pelabuhan Bongkar Muat Taman Bunga sempat terhenti sementara. Pemkab Karimun bahkan sempat berwacana untuk memindahkan aktivitas bongkar muat ke Pelabuhan Parut Rampak, akan tetapi hal itu mendapat penolakan dari TKBM Taman Bunga
“Ada tujuh poin kesepakatan, intinya dermaga Pelabuhan Taman Bunga bisa kembali beroperasi dengan beberapa ketentuan,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kamis (17/2/2023).
Rafiq mengatakan, kesepakatan tersebut juga hanya mengizinkan aktivitas bongkar muat dilakukan dengan memanfaatkan bagian-bagian yang tidak mengalami kerusakan.
“Total panjang dermaga 60 meter, dan 20 meter alami kerusakan. Jadi hanya bisa kita gunakan 40 meter,” katanya.
Bupati Rafiq mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan hasil assesmen Dinas PUPR terhadap kerusakan dermaga di Pelabuhan Taman Bunga.
Dengan kondisi itu, Rafiq menyebut bagian dermaga sepanjang 20 meter yang mengalami kerusakan tidak boleh ada aktifitas apapun.
“Bagian dermaga yang rusak tidak boleh ada aktivitas, bila terjadi insiden telah sepakat nantinya akan menjadi tanggung jawab perseorangan,” katanya.
Bupati Rafiq memastikan, pihak KM Groria akan segera memperbaiki kerusakan akibat hantaman kapal miliknya. Hal itu merupakan bagian pertanggungjawaban pihak KM Gloria.
“Soal perbaikan pelabuhan itu antara pelindo dengan pihak agen kapal, kita tunggu prosesnya dan yang terpenting adalah aktivitas bongkar muat dapat berjalan dan ketersediaan barang dapat terjaga menjelang bulan suci puasa tahun ini,” katanya.
(*/rko)




