Batam – Ex Camp Vietnam atau yang populer dikenal sebagai Kampung Vietnam di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang terus memikat perhatian wisatawan.
Saksi bisu tempat pengungsian warga Vietnam pada kurun 1970–1996 ini menyajikan perpaduan antara edukasi sejarah kelam krisis kemanusiaan dan daya tarik misteri bagi para pencinta uji nyawa.
Sejarah mencatat, sekitar 250.000 manusia perahu asal Vietnam menyeberangi lautan menggunakan perahu kayu untuk menyelamatkan diri dari perang saudara. Atas persetujuan Pemerintah Indonesia dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Pulau Galang ditetapkan sebagai lokasi penampungan pengungsi.
Di kawasan ini, dibangun berbagai fasilitas pendukung kehidupan mereka, mulai dari permukiman, sekolah, tempat ibadah, rumah sakit, penjara, hingga pelabuhan. Namun, setelah konflik usai dan para pengungsi dipulangkan ke negara asal atau direlokasi ke negara ketiga, kawasan ini menjadi area tak berpenghuni.
Daya Tarik Utama Kampung Vietnam:
Peninggalan Bangunan Bersejarah: Kompleks bangunan tua seperti rumah sakit, penjara, gereja, vihara, museum, hingga perahu kayu pengungsi yang masih terawat.
Makam Bertuliskan Bahasa Vietnam (Nghia Trang): Sekitar 500 pengungsi tercatat meninggal dunia akibat penyakit, usia tua, maupun depresi.
Daya Tarik Mistis: Kompleks makam dan kisah tragis masa lalu memicu mitos mistis lokal yang kerap menarik perhatian wisatawan penguji keberanian.
Kini, Kampung Vietnam telah dikelola sebagai salah satu objek wisata sejarah unggulan di Kota Batam yang menawarkan pengalaman menjelajahi rekam jejak kemanusiaan masa lalu. (*/rst)



