Mengenang Kedai Kopi Legendaris di Kota Karimun, Wang Yu alias Sudi Mampir (1)

Kedai Kopi Wang Yu Sudi Mampir

Penulis: Raja Ilyas, Tokoh Masyarakat Melayu Karimun

Raja Iliyas. (ft dok pribadi)
Raja Iliyas. (ft dok pribadi)

Di tulisan kali ini, saya ingin menyampaikan tentang Karimun tempo dulu dari sisi kuliner dan kedai kopinya.

Kedai kopi menjadi salah satu tempat pavorite orang Karimun, baik saat ini maupun tempo dulu. Kedai kopi-kedai kopi yang ada di Pulau Karimun khususnya, selalu saja ramai dikunjungi orang, sejak pagi hingga siang hari, bahkan sampai malam hari.

Ada beberapa kedai kopi yang familiar, khususnya mereka yang hidup di tahun 1960 sampai 1970-an. Salah satu yang akan saya kupas pertama, adalah Kedai Kopi Sudi Mampir atau dikenal dengan Kedai Kopi Wang Yu.

Kedai Kopi Sudi Mampir terletak di deretan Jalan Nusantara Tanjungbalai Karimun, atau berderetan dengan toko-toko pakaian dan kelontong yang rata-rata berbentuk bangunan lama.

Yang menjadi ciri khas Kedai Kopi Wang Yu adalah meja yang digunakan berbentuk meja bundar. Terbuat dari batu pualam asli yang ketika tangan kita letakan di atasnya akan terasa dingin.

Bangunan Kedai Kopinya tidak telalu luas, terkesan biasa saja untuk ukuran kedai kopi yang ada saat itu, apalagi jika dibandingkan dengan kedai kopi saat ini.

Kedai kopi ini termasuk kedai kopi lama sejak zaman Dollar Singapura sudah ada dan masih berlaku sebagai alat tukar. Kedai kopi ini dikelola dari generasi kegenerasi, dan masih exist hingga saat ini.

Kedai kopi ini dibuka dari awal pagi hingga sore hari. Dan seperti biasa di setiap kedai kopi pasti ada makanan yang diandalkan di kedai kopi tersebut.
Untuk kedai kopi ini, kuliner yang diandalkan adalah gado-gado Padang yang dijual dengan gerobak pas di depan kedai kopi.

Pada tahun 60-an sampai dengan 80-an, gado-gado ini sangat terkenal. Maklum pada saat itu belum banyak saingannya di Karimun.

Sementara makanan lain yang menjadi spesial di kedai kopi ini adalah lemang yang dimakan pakai sri kaya yang punya cita rasa cukup khas dan disamping itu tentu saja kue kue khas melayu lainnya juga ada disini.

Dan, pada sekitar tahun 70-an yang mana para anak muda menama kan kedai kopi ini Kedai Kopi Wang Yu dikarenakan penjual kopinya mirip dengan pelakon silat film Hongkong yang lagi ngetop saat itu bernama Wang Yu.

Maka sejak saat itu banyak orang menyebutnya kedai kopi Wang Yu terutama para anak muda.

Apalagi letak kedai kopi tersebut tidak jauh dari Sekolah SMA saat itu dan tentu pelanggannya termasuk anak SMA yang menjadi peminat Gado Gado yang cukup terkenal tersebut.

Dan ada satu lagi cemilan yang dicari disitu dan termasuk laris yaitu Peyek buatan orang Kampung Melayu Bukit Senang yang juga adalah pembuat lemang untuk kedai kopi ini.

Sekali sekali bagi yang ingin bernostalgia mengingat masa SMA dulu bolehlah mencoba mampir di Kedai Kopi Wang Yu ini dan apakah merasakan suasana yang sama atau barangkali berbeda dengan yang dulu. (Bersambung)