Karimun, Lendoot.com – Pemadaman bergilir yang terjadi saat ini karena defisit listrik yang terjadi saat beban puncak masih terjadi di PLN ULP Karimun.
Berbagai upaya sedang dilakukan pihak PLN ULP Karimun, salah satunya berupaya mempercepat proses perbaikan mesin PLTU Tanjung Sei Batak dan mendatangkan mesin PLTD Bukit Carok.
Hanya saja, belum adanya kepastian selesainya perbaikan tersebut, beberapa pemadaman akan terus dilakukan meski tidak lagi sesering pekan-pekan sebelumnya.
Superisor PLB ULP Karimun T Johari mengatakan untuk jadwal padam diberlakukan sesuai dengan kondisi beban pembangkit.
“Jika pembangkit sudah tidak ada spare (cadangan, red) beban lagi maka kami akan lakukan pemadamannya. Tapi jika kondisi masih aman kemungkinan untuk jadwal pagi sampai jadwal pukul 15 tidak ada pemadaman,” ungkapnya.
Sebenarnya, saat beban puncak bisa saja tidak terjadi pemadaman jika masyarakat pelanggan bersama-sama mengurangi penggunaan listrik di rumahnya masing-masing.
Untuk malam hari, PLN ULP Karimun mengimbau masyarakat pelanggan untuk mematikan satu atau dua lampu setiap rumah. Alasannya, untuk mengurangi dampak pemadaman.
“Setidaknya, jika setiap rumah mau mengurangi penggunaan listriknya, seperti mematikan satu atau dua lampu saja, kemungkinan jadwal pemadaman malam hari bisa dikurangi, atau malah bisa ditiadakan,” ujar Hendrico, Kepala PLN ULP Karimun kepada Lendoot.com. (msa)




