Listrik di Karimun Blackout! Pihak PLN Sebut Penyebabnya Cuaca

“Kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat pemadaman bergilir ini,” kata Manager PLN Natuna, Boni Sofianto, Rabu (17/5/2023). Pemadaman bergilir ini diakibatkan rusaknya dua unit mesin PLTD yang berdaya 1,2 Megawatt (MW). Sementara kebutuhan daya listrik di Natuna mencapai 7,2 MW. Pemadaman bergilir ini sudah terjadi sejak empat hari yang lalu. Boni juga menjelaskan, pihaknya telah mendatangkan dua teknisi Truckindo dari Tanjung Pinang untuk melakukan proses perbaikan. Dibutuhkan waktu sekitar sebulan untuk memperbaiki mesin tersebut.

Karimun, Lendoot.com  – Kondisi kelistrikan di Pulau Karimun di bawah PLN ULP Tanjungbalai Karimun padam total, atau menyeluruh, atau istilah teknisnya blackout, Senin (26/6/2023) dini hari tadi.

Sekitar 30 menit sebelum terjadinya pemadaman listrik menyeluruh, cuaca di Tanjungbalai Karimun sedang dilanda hujan disertai angin kencang dan petir.

Sekitar pukul 06.00 WIB, sistem kelistrikan di Karimun sudah mulai berangsur-angsur normal. Pada pukul 09.00 WIB semua jalur yang padam akibat gangguan pembangkit sudah normal kembali.

Manajer PLN ULP Tanjungbalai Karimun, Hendrico mengatakan blackout atau pemadaman menyeluruh tersebut disebabkan adanya gangguan pada instalasi kelistrikan Tanjungbalai Karimun.

“Penyebab listrik Karimun blackout akibat sambaran petir dini hari pukul 00.30 WIB,” jelas Hendrico menyebut penyebabnya.

“Penormalan belum dapat dilakukan secara serentak dan menyeluruh karena gangguan tadi malam itu juga menyebabkan koneksi antara PLTD Bukit Carok dengan PLTU TBK juga terganggu.”

Jadi”, sampai pukul 06.38 WIB masih ada beberapa lokasi yang belum bisa kami  normalkan,” ungkap Hendrico.

Ia meminta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan telah menganggu aktifitas serta layanan kepada pelanggan. (yud)