Letung Langka BBM, Alasannya Keterlambatan Pengiriman

Asmin Patros mengharapkan Gubernur Kepri menurunkan pajak BBM menjadi 5 persen atau angka minimal yang sesuai dengan Perda 8 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah. Penurunan persentase pajak BBM yang disampaikan Politisi Golkar itu kepada Gubernur Ansar Ahmad ini dilakukan dengan cara mengusulkan revisi peraturan daerah (Perda) nomor 8 Tahun 2011 ke DPRD. “kiranya ini jadi perhatian gubernur,” katanya kepada wartawan, Rabu (24/5/2023). Penurunan pajak BBM ini pertama kali dicetuskan Anggota Fraksi PDI-Perjuangan, Sahat Sianturi. Anggota Fraksi PDI-P, Sahat Sianturi menerangkan dengan revisi ini, harga Pertalite yang saat ini Rp8.000 per liter bisa menjadi lebih murah. “Saya sudah pernah menghubungi BP2RD, tapi mereka tak merespon,” katanya juga kepada wartawan beberapa waktu lalu. Sahat mengatakan bahwa penurunan persentase pajak BBM tidak akan berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia pun mengasumsikan, 4 ton Premium dan 6 ton Pertalite, dari Premium Pemprov Kepri hanya menerima pajak 5 persen sementara dari Pertalite menerima 10 persen.

Anambas, Lendoot.com – Beberepa hari belakangan beberapa kecamatan di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite.

Keterlambatan pengiriman disebutkan menjadi penyebab kelangkaan BBM jenis Pertalite di Letung, Kecamatan Jemaja.

“Untuk masalah minyak ke Letung nanti akan saya tanyakan. Jumlah Pertalite yang diangkut mengunakan kapal air Sena Jaya sebanyak 140 KL,” kata Dahlia Marisa, Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM Anambas seperti dikutip dari sijoritoday, Sabtu (8/4/2023).

Dahlia pun meminta kepala desa dan camat setemnpat agar aktif melaporkan kelangkaan BBM ke OPD terkait untuk dapat ditindaklanjuti sehingga tidak terjadi kelangkaan seperti saat ini.

“Saya berharap keluhan dari pak Kepala Desa di sini Kecamatan Jemaja jika dapat menyampaikan laporan ke pihaknya jika ada hal-hal yang menjanggal, apalagi terkait BBM,” ujarnya. (*/ndi)