Karimun, Lendoot.com – Kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Karimun dalam rangka GTRA (gberdampak terhadap refocusing APBD Karimun 2023.
Dampaknya, beberapa kegiatan di sejumlah Organisasi Perangkat (OPD) Pemkab Karimun terpaksa dipangkas untuk kebutuhan kunjungan tersebut. Dikabarkan hampir Rp3 miliyar dari APBD 2023 dipersiapkan untuk acara yang akan digelar Agustus 2023 mendatang tersebut.
Bupati Karimun Aunur Rafiq yang dikonfirmasi lendoot.com, Rabu (26/7/2023) pagi tadi, membenarkan refocusing tersebut. Hanya saja, Rafiq menegaskan bahwa refocusing tidak berdampak terhadai program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan hajat masyarakat banyak.
“Memang ada refocusing, dan semua daerah seperti itu dan masih sangat wajar. Yang terpenting tidak berdampak para program kesehjateraan masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Bupati Rafiq merinci seperti tunjangan-tunjangan pegawai, insentif-insentif bagi guru-guru dan RT-RW, dan sejenisnya tidak pernah menjadi bagian dari refocusing.
Bupati menambahkan, bahwa kehadiran Presiden Jokowi ke Karimun akan berdampak besar terhadap perkembangan daerah ini. Beberapa pembangunan yang dianggarkan dari APBN, seperti pengembangan bandara, kelanjutan pembangunan Pelabuhan Malarko, dan beberapa hal penting lainnya.
“Pasti ada politisnya lah, artinya usulan program pembangunan yang selama ini kita sampaikan dan belum ke pemerintah pusat belum terealisasi, bisa cepat terealisasi dengan kehadiran pak presiden ke sini. Ini yang perlu dijelaskan ke masyarakat,“ jelasnya. (msa)
– Dalam rangka Pelaksanaan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit tahun 2023, berbagai persiapan dilakukan antarinstasi di Kabupaten Karimun.
Bahkan, Bupati Karimun Aunur Rafiq turut hadir memimpin rapat persiapan Pelaksanaan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit tahun 2023 di Ruang Rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun. Senin (3/7/2023).
Sebelumnya diberitakan, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau telah ditunjuk menjadi tuan rumah Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2023.
Dalam acara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan hadir pada kunjungan kerjanya dan akan menjadi pertama kalinya Presiden Joko Widodo ke Bumi Berazam.
Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, Kabupaten Karimun menyatakan kesiapannnya untuk menjadi tuan rumah GTRA Summit 2023 yang akan digelar September mendatang.
“Ini ditindaklanjuti dengan turunnya wakil Menteri ATR/BPN malam ini di Batam. Kita akan pertegas kembali. Intinya Karimun siap jadi tuan rumah,” ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq. (yud)
Rafiq mengatakan, Kabupaten Karimun memiliki kondisi infrastruktur yang memadai untuk dijadikan sebagai tuan rumah.
“Dibanding Wakatobi sebagai tuan rumah pada tahun lalu dari sisi infrastruktur lebih siap. Kita pelabuhan ada, bandara ada, hotel juga siap, space area untuk mengumpulkan ribuan orang kita punya Coastal Area,” katanya.
Saat ini persiapan yang dilakukan yakni membahas beberapa aspek mengenai teknis sertifikasi lahan pesisir, kawasan pemukiman masuk hutan ssrta isu lain mengenai pertanahan di Karimun.
“Untuk kawasan pemukiman masuk hutan itu ada sekitar 3.000 hektar. Kemudian ada isu-isu lain yang menyangkut pertanahan. Jadi isu ini yang akan kita angkat,” terangnya.
Dia menambahkan, kegiatan tersebut nantinya akan dihadiri secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.
“Presiden akan datang ke sini. Jadi pertama nanti kita akan minta dorong soal bandara. Karena sebagai daerah perbatasan untuk pertahanan dan keamanan. Kemudian soal FTZ menyeluruh, pelabuhan dan pelabuhan perikanan,” katanya.




