Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko. Foto : Dok Lendoot.com

Karimun, Lendoot.com – Pandemi Covid-19 dikhawatirkan memberikan dampak besar dalam keikutsertaan pemilih di Pilkada 2020 mendatang.

Perihal itu dipicu minimnya sosialisasi tahapan pilkada akibat keterbatasan waktu dan perubahan sejumlah teknis Pilkada usai munculnya wabah Covid-19 di Indonesia.

Ketua KPU Eko Purwandoko mengatakan, meski dikhawatirkan terjadi penurunan terhadap partisipasi pemilih dalam Pilkada 2020. Pihaknya tetap berkomitmen untuk terus merupaya meningkatkan keikutsertaan pemilih dalam Pilkada mendatang.

“Kita ditargetkan dapat mencapai angka 77,5 persen terhadap partisipasi pemilih. Ini menjadi tantangan bagi kami selaku penyelanggara pemilu apalagi di saat berdampingan dengan COVID-19 ini,”ujar ketua KPU Karimun, Eko Purwandoko usai sosialisasi pelaksanaan tahapan pemilu 2020 di Hotel Aston Karimun, Selasa (23/6/2020).

Ia mengatakan, dalam persentase partisipasi pemilih pada ajang Pilkada 2014 lalu hanya mencapai angka 54 Persen. Sementara Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) di tahun 2019 lalu yakni sebanyak 78 persen.

“Sebagai penyelanggara kita optimis target 77 persen itu dapat terpenuhi, jangan pesimis,” katanya.

Eko berharap, masyarakat dapat menyadari tanggung jawab terhadap hak pilih yang mereka miliki. Dimana, melalui melalui hak pilih masyarakat dapat ambil bagian dalam menentukan kemajuan daerah dalam pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung 9 Desember 2020 mendatang.

“Hak pilihnya itu bisa menentukan masa depan Karimun, jadi kkita harap masyarakat sadar tanggung jawab terhadap hak pilih itu ,”kata Eko.

(rk)