Suasana sosialsiasi KPU di Hotel Aston Karimun, pagi tadi. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Sesuai Peraturan KPU (PKPU) No 11 tahun 2020, KPU Kabupaten Karimun, anggaran publikasi atau iklan hanya untuk media tertentu saja.

Hanya saja, karena peran penting media massa online atau dalam jaringan (daring)  dalam menyebarkan informasi ke masyarakat, akhirnya KPU Kabupaten Karimun memberikan angin segar bagi perusahaan media daring mendapatkan porsi anggaran juga.

Sekretaris KPU Karimun Arpan mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan anggaran untuk sosialisasi Pilkada di media daring. Karena itu, seperti dikutip dari Jurnal Tekini.com, Arpan meminta kepada media daring agar segera menyerahkan proposal atau penawaran pemasangan iklan ke KPU Karimun.

“Anggarannya ada, tapi tentu akan kita bahas bagaimana membaginya, bagaimana semua bisa dapat, sedikit sama-sama sedikit atau banyak sama-sama banyak. Yang penting tetap mengikuti ketentuan yang berlaku,” tutur Arpan saat acara sosialisasi kampanye Pilkada melalui media di Hotel Aston Karimun, Senin (11/1/2020).

Adanya anggaran di KPU untuk media daring ini terungkapkan Arpan setelah mendapat penjelasan dari seorang peserta sosialisasi, Freddy. Weartawan Batamtoday itu mengungkapkan kemungkinan rendahnya partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020.

 “Partisipasi pemilih yang rendah bisa saja terjadi di tengah pandemi COVID-19, apalagi kami menilai sosialisasi melalui media massa masih sangat kurang,” kata Freddy dalam

Freddy juga mengatakan, peranan media massa online atau dalam jaringan (daring) tidak bisa dipandang remeh dalam menyosialisasikan Pilkada.

“Media daring memiliki jangkauan pembaca yang cukup luas sampai ke desa dan pulau sepanjang ada akses internet. Informasi yang disiarkan juga tersampaikan lebih cepat ke masyarakat,” tutur Freddy.

Komisioner KPU Karimun Samsir mengatakan, aturan kampanye di media, termasuk media sosial memang sudah ditetapkan di PKPU No 11 tahun 2020, termasuk iklan kampanye pasangan calon yang difasilitasi KPU hanya untuk media cetak dan elektronik.

“Namun masukan dari teman-teman, soal iklan sosialisasi melalui media daring akan dipertimbangkan oleh sekretariat. Kami menyambut baik masukan ini, dan kita akui peranan media online juga sangat penting dalam menyukseskan Pilkada,” tuturnya.

Komisioner KPU Karimun Fachrur Razi menambahkan, partisipasi pemilih dalam Pilakda serentak 2020 telah dipatok KPU pusat pada angka 77,8 persen.

Untuk mencapai target 77,8 persen itu, menurut dia, tidak hanya tugas KPU, tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Inilah yang kami upayakan agar kita semua sama-sama mendorong bagaimana pemilih datang ke TPS, dan tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Sosialisasi tahapan kampanye melalui media tersebut dibuka Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko.

Eko mengatakan, bahwa kampanye melalui media digelar selama 14 hari sebelum masa tenang, yakni mulai 22 November sampai 5 Desember 2020. (*/msa)