Korban Gantung Diri di Lantai 6 RSUD Muhammad Sani Pernah Coba Bunuh Diri

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Muhammad Sani Karimun, Dr Ade Kristiawan juga enggan menjelaskan kronologi yang jelas terkait bayi yang jatuh tersebut. Dari jawabannya , terkesan tidak menepis dan atau juga membenarkan kabar tersebut. "Bayinya baru lahir di RSUD Muhammad Sani Karimun. Tadi pagi jam 9 kami sudah jumpa dengan keluarga bayi yang jatuh. Kami sudah menyampaikan permohonan maaf," kata Dr Ade Kristiawan saat dihubungi media ini melalui sambungan telepon. RSUD Muhammad Sani Karimun, tambah dr Ade Kristiawan, akan bertanggungjawab atas peristiwa ini. "Saat ini kondisi bayi stabil, ini menjadi tanggungjawab kami. Jadi selama masa sampai dengan bayi berusia 3 bulan pertama, akan kami pantau sesuai dengan kondisinya," ucap Dr Ade Kristiawan.

Karimun, Lendoot.com – Kabar yang menghebohkan seisi RSUD M Sani terkait ada karyawannya yang ditemukan gantung diri di lantai 6 rumah sakit pelat merah tersebut, mulai terkuak kebenarannya.

Polisi berkesimpulan, korban murni melakukan gantung diri. Ini diluhat dari hasil visum dan keterangan dari keluarganya.

“Informasi dari keluarga, korban pernah ingin melakukan percobaan yang sama (gantung diri, red). “Dari visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar , AKP Gidion Karo Sekali, STK, SIK yang membenarkan kabar tersebut.

Korban diketahui bernama Dardirwan, warga beralamat di Kampung Harapan Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, kelahiran Tanjung Batu. Korban merupakan teknisi listrik di RSUD Muhammad Sani. (yud)