Kejar Status Type B, Diskominfo Natuna Kunjungan Belajar ke Diskominfo Kota Bandung

Rombongan Diskominfo Natuna berfoto bersama di Diskominfo Kota Bandung, kemarin. (ft diskominfonatuna)

Natuna, Lendoot.com –  Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Natuna menggelar kunjungan kerja (Kunker) ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni, dari Selasa (17/9/24)  sampai hari ini  (Rabu, 18/9/2024). Rombongan diterima di Ruang Rapat Bandung Command Center (BCC) Diskominfo Kota Bandung, Balai Kota Bandung.

Kedatangan Tim Diskominfo Kabupaten Natuna ini dipimpin Kepala Dinas, Ikhwan Solihin yang disambut langsung Kepala Seksi Penguatan Keterbukaan Informasi Publik, Yusuf Cahyadi.

Turut mendampingi Kepala Diskominfo Natuna, yaitu Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (Kevin Khahar), dan Kasubag Perencanaan dan Keuangan (Leha Muslihawati) serta tiga staf Diskominfo Kabupaten Natuna.

Selasa (17/9/2024), Ikhwan Solihin selaku Kepala Diskominfo Kabupaten Natuna, mengungkapkan maksud kedatangannya ke Diskominfo Kota Bandung bertujuan untuk studi banding saling berbagi pengalaman mengenai keorganisasian yang ada di Diskominfo Kota Bandung.

“Saat ini Diskominfo Kota Bandung dapat dijadikan contoh dan dijadikan referensi dalam peningkatan keorganisasian yang ada di Diskominfo Kabupaten Natuna,” ujar Ikhwan Solihin.

Ikhwan mengatakan, saat ini Diskominfo Kabupaten Natuna berusaha meningkatkan status tipe dinasnya dari type C menjadi tipe “B”, karna baru ada dua bidang yaitu Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik serta Bidang e-Government.

Oleh karenanya, jelasnya lagi, diperlukan sebuah referensi dan kajian yang komprehensif dalam rangka mewujudkan peningkatan status tipe dinas tersebut seperti Diskominfo Kota Bandung yang dirasa cocok untuk dijadikan referensi. Pasalnya, saat ini status Diskominfo Kota Bandung sudah bertipe “A” yang terdiri dari lima bidang.

Diskominfo Natuna juga saat ini sedang berusaha meningkatkan kualitas pelayanan keterbukaan informasi, yaitu Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pelayanan informasi publik di badan publik yang di mana saat ini Diskominfo Kota Bandung dapat dijadikan referensi karena berhasil mendapatkan juara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik sembilan kali berturut-turut.

Dirinya sangat berharap dengan kunjungannya ke Diskominfo Kota Bandung ini dapat menjadi rujukan serta dapat mengadopsi inovasi-inovasi pelayanan yang ada di Diskominfo Kota Bandung untuk diterapkan di Kabupaten Natuna kelak.

Selain masalah keorganisasian dan pelayanan keterbukaan informasi dirinya juga mengenalkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Natuna yang di mana saat ini Natuna memiliki taman bumi berupa hamparan batu-batu granit yang tersebar di delapan tempat yang telah diakui secara nasional dan sedang diajukan menjadi UNESCO Global Geoparks serta keragaman hayati dan fauna endemik yang ada di Kabupaten Natuna.

Kemudian Kepala Seksi Penguatan Keterbukaan Informasi Publik, Yusuf Cahyadi ketika menanggapi maksud dan tujuan kedatangan Diskominfo Kabupaten Natuna menyambut dengan baik dan antusias serta siap memberikan referensi-refensi terkait keorganisasian dan juga bentuk pelayanan-pelayanan informasi kepada masyarakat.

Kemudian di hari kedua kunjungan kerja, Rabu (18/9/2024) bertempat di Ruang Pemantau Bandung Command Center (BBC) Kepala Seksi Penguatan Keterbukaan Informasi Publik, Yusuf Cahyadi mengenalkan fasilitas Bandung Command Center (BCC) yang merupakan salah satu upaya menjadikan Bandung sebagai kota cerdas (smart city) berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Bandung Command Center (BCC) adalah tonggak penting dalam perjalanan Kota Bandung menuju smart city. Dengan teknologi canggih dan sistem pemantauan yang terintegrasi, BCC membantu meningkatkan efisiensi pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.

Di dalamnya terdapat aplikasi yang bisa memonitor situasi Kota Bandung secara terkini seperti situasi dan kondisi kemacetan lalu lintas yang terjadi hingga banjir dapat dilakukan pengawasan dan penyebaran informasi secara real time kemudian juga terdapat data harga sembako terbaru, data cuaca, peta, video feed, special vehicles location, video analisis, dan pantauan CCTV yang dipasang di sudut-sudut kota.  (rilis/cr1)