Karimun Bau Sampah! Masyarakat Nilai Pemimpin Tak Pakai Mata dan Hidungnya

Potret sampah di Jalan Pertambangan Kapling Tebing, foto diambil pagi tadi. (ft msaimi)

Karimun, Lendoot.com – Lagi-lagi permasalahan sampah tak kunjung selesai. Sampah di sejumlah kontainer TPS (tempat pembuangan sampah sementara) meluber hingga di badan jalan.

Pemandangan ini membuat warga tak kuat lagi menahan kekesalannya. Kepada media ini, sejumlah warga mengutarakan rasa kekesalannya terhadao pemerintah darah. Mereka menilai pemerintah daerah tidak memiliki kepekaan lagi terhadap masyarakatnya.

“Bang, tolong soroti itu masalah sampah. Apakah sudah hilang kepekaan pemimpin daerah kita ini? Sudahlah ekonomi lagi tak bagus, sampah berserakan dan bau. Tulis saja bang, Karimun bau!” ujar seorang warga yang mengaku bernama Gita kepada lendoot.com melalui sambungan teleponnya, Kamis (25/9/2024).

Ada dua yang menghubungi lendoot.com terkait masalah sampah yang tidak seolah tidak mendapat perhatian pemerintah daerah. Beberapa malah mengharapkan agar pemimpin Karimun ke depan bisa lebih peka terhadap kebersihan, terutama terkait permasalahan sampah ini.

Di akun media sosial juga berseliweran terkait sampah yang sudahg meluber hingga ke badan-badan jalan. “Apa pejabat itu tidak punya mata atau hidung ya? Sampah berserakan begini tak ada responnya. Kecewa kami kecewaaaa,” tulis seorang warganet di akun media sosial yang disertai gambar sampah berserakan.

Hal sedang diungkapkan warganet lainnya di media sosial facebook di Grup Zona Karimun. “Dari bawah lah kita bisa mengenal pemimpin. Jika dari bawah sudah seperti ini apa bisa jadi memimpin lebih tinggi lagi? Semoga kita bisa mikir lagi,” tulis warganet di akun facebook atas nama melisya edy itu.

 Pantauan Lendoot.com, sejumlah titik ditempatnya kontainer sebagai TPS, seperti di Jalan Raja Oesman dan di Kapling Tebing, sampah sudah membludak. Kontainer yang tak dapat menampung sampah lagi, membuat warga membuangnya sembarangan hingga meluber ke badan jalan. Bau dan pemandanga tidak sedap terlihat jelas di jalan-jalan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Rita yang coba dikonfirmasi terkait masalah pengangkutan sampah tersebut, Kamis (26/9/2024), belum memberikan balasannya. (msa)