Harga Cabai Turun Signifikan Menjelang Lebaran Idul Fitri 2024

Selain tensi politik dalam negeri, Perang Rusia-Ukraina yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda telah lebih dahulu mempengaruhi harga pangan. Ini karena negara pemasok memilih menutup keran ekspor. Oleh karena itu pasokan pangan harus benar-benar dijaga, demi stabilitas harga di pasar. Terpantau harga sejumlah komoditas pangan, seperti cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan telur berangsur turun dan relatif stabil.

Karimun, Lendoot.com – Kekhawatiran masyarakat naiknya harga kebutuhan menjelang Idul Fitri, menjadi perhatian pemerintah daerah. Cabai yang biasa mengalami kenaikan harga, Dua pekan menjelang Idul Fitri 2024, mengalami penurunan.

Harga cabai mengalami penurunan yang cukup signifikan di sejumlah pasar di Kabupaten Karimun. Jika sebelumnya mencapai Rp150 ribu per kilogram (Kg), kini harganya merosot tajam, menjadi sekitar Rp55 ribu sampai Rp60 ribu per Kg.

“Harga cabai sudah turun, jelang lebaran harganya dari Rp 150 ribu turun menjadi Rp 55-60 ribu per kg,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukriyanto Jaya Putra, Senin (1/4/2024).

Sukri menjelaskan, harga daging ayam yang diprediksi akan naik karena diduga akan ada pemasok yang menahan stok untuk lebaran nanti.

“Naik harganya mungkin di H-1 lebaran. Pasti naik, tapi kita harapkan tidak signifikan. Kita sudah mendata peternak lokal untuk memenuhi pasar,” katanya.

Dari data yang diperoleh, beras medium di Pasar Karimun dijual seharga Rp 15.000/kg, beras premium Rp 16.000/kg, beras SPHP Bulog Rp Rp11.500/kg.

Dari pantauan di Pasar Puan Maimun, harga cabai merah keriting Rp 54 ribu per Kg, cabai rawit merah Rp56 ribu per Kg, cabai rawit hijau Rp 52 ribu per Kg, bawang merah Rp 34 ribu per Kg, dan bawang putih Rp antara 35 ribu sampai 38.000 per Kg. (yud)