Gubernur Ansar Ahmad Tegaskan Keinginannya Kundur sebagai Sentra Pertanian

Gubernur Ansar Ahmad dan Bupati Aunur Rafiq usai menyampaikan bantuan kepada petani di Pulau Kundur, kemarin. (ft suyono)

Karimun, Lendoot.com – Meski sudah ditetapkan dalam RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) Kabupaten Karimun, namun Gubernur Ansar Ahmad rupanya ingin kembali menegaskan Pulau Kundur sebagai sentra pertanian.

Ini disampaikan Gubernur Ansar Ahmad saat menyerahkan berbagai bantuan pertanian kepada masyarakat Dusun Taelong, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Senin (18/9/2023) kemarin.

Bantuan pertanian ini diserahkan kepada 20 kelompok tani ini yang mencakup 80 sachet benih cabai merah, 235 sachet benih cabai merah besar, 1.500 Kilogram (Kg) pupuk NPK, 100 liter pupuk organik cair, 60 roll media tanam plastik mulsa.

Ada juga 8.960 Kg pupuk organik untuk tanaman durian, 1.600 Kg pupuk NPK untuk tanaman durian, serta 4.500 Kg dolomit untuk tanaman durian. Selain itu, ada bantuan peternakan sebanyak 16 ekor bibit sapi betina dan 2 ekor bibit sapi jantan.

“Bantuan yang diserahkan ini diharapkan bisa membangun semangat petani, meningkatkan kualitas pertanian, dan menjadikan Kundur sebagai sentral pertanian, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kemandirian petani di Kabupaten Karimun,” kata Ansar.

Gubernur Ansar menekankan bahwa Pemprov Kepri terus berkomitmen untuk mengembangkan berbagai produk pertanian seperti sorgum dan ubi di Kepri sebagai alternatif untuk menggantikan beras.

“Ini adalah salah satu langkah dalam menjaga ketahanan pangan dan menghindari inflasi pangan yang mungkin terjadi di Kepri,” ujarnya.

Bupati Aunur Rafiq yang turut hadir mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemprov Kepri tersebut.  Rafiq yakin bahwa bantuan ini akan membantu kelompok tani di Kabupaten Karimun untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka, dan menjadikan daerah ini lebih mandiri dalam hal pangan.

“Kami yakin bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mencapai kemandirian pangan di Kabupaten Karimun,” ujar Bupati Aunur Rafiq. (yud)