Karimun, Lendoot.com – Beberapa orang ingin berbagi kebaikan kepada sesama terkadang masih menunggu. Misalnya, kaya dul baru bersedekah.
Justeru seharusnya, bersedekahlah maka nanti Anda akan kaya.
Demikian kira-kira yang diungkapkan Ketua Gerakan Infaq Beras (GIB), ujar Ahmad, SE M AB, terkait fenomena beberapa orang yang akan bersedekah ketika sudah kaya.
“Kami, GIB Karimun memiliki slogan, bersedekahlah hingga kaya, jangan menunggu kaya baru bersedekah,” ujar Ahmad.
Sedekah tidak harus dalam jumlah besar, atau dalam bentuk uang misalnya. Anda bisa bersedekah dengan beras sesuai kemampuan.
Lalu ada yang bingung, bagaimana kalau jumlah sedikit dan cara menyalurkannya?
Jangan bingung-bingung lagi, meski tidak dalam jumlah besar, Anda tetap bsia menyalurkannya sedekah atau infaq dalam bentuk beras dengan bergabung di GIB Karimun.
Apa itu GIB Karimun? GIB kepanjangan dari Gerakan Infaq Beras Karimun.
Pada 24 Maret 2022 telah berdiri perkumpulan GIB Karimun berdasarkan Akta Notaris Nomor 33 Tahun 2022 dan Keputusan Menteri Hukum dan Hak asasi manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-0005410.AH.01.07.TAHUN 2022, per 6 Juni 2022
GIB Karimun menjadi jembatan masyarakat yang ingin terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Meski tidak semua orang bisa berinfaq beras dalam jumlah besar, namun ketika dihimpun secara bersamaan, maka diharapkan dapat menjadi bantuan yang sangat besar bagi penerimanya.
“Semoga gerakan ini bisa menjadi ladang pahala dari amal saleh kita semua bagi yang ikut membagikan rezekinya,” ujar Ahmad, SE M AB, Ketua GIB Karimun, Minggu (25/12/2022).
Beras-beras telah disalurkan ke berbagai lokasi pendistribusiannya; Desa Sepedas laut, Sei. Raya, Bukit Tembak, Teluk Senang, Lubuk Semut, Paya Renggas, Pangkalan Ojek Simpang bukit Tembak, Petugas Kebersihan Kawasan Kecamatan Karimun, Petugas Kebersihan Kawasan Baran-Meral, dan Petugas Kawasan Kebersihan Tebing.
“Selain itu sudah ada penerima langganan setiap bulan yang kami berikan dengan pertimbangan ekonomi yang bersangkutan berhak untuk menerimanya,” tambahnya.
GIB Karimun terdapat beberapa orang yang masuk dalam tim relawan GIB Karimun. Tugasnya selain mengumpulkan donasi, juga membantu pendataan yang berhak menerima bantuan.
Ahmad juga menjelaskan bahwa GIB Karimun menjadwalkan pelaksanaan pendistribusiannya satu bulan sekali yang dilaksanakan setiap Jumat penghujung bulan.
Masa pengumpulan dana dari donator dilakukan pada minggu pertama sampai empat setiap bulannya. Sedangkan pelaksanaan kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada keempat setiap akhir bulannya.
Lokasi sasaran penerimanya dan penyerahannya secara bergilir per kecamatan setiap bulannya.
Untuk memilih orang yang berhak menerima atau penerima bantuan dipilih secara langsung oleh tim relawan di lapangan sesuai kreteria orang yang berhak menerimanya dengan cara berkoordinasi RT dan RW setempat.
Mereka yang sudah bergabung ke GIB Karimun terdiri dari berbagai profesi dan pekerjaan, mulai dari PNS, TNI, Polri, Non-PNS, Swasta, dan Mahasiswa.
Bagi Anda yang ingin bergabung bisa menyalurkan bantuannya secara langsung melalui rekening GIB Karimun. Ada dua nomor rekening Bank yang bisa ditujun untuk penyalurannya, Bank Riau Kepri Syariah dan Bank Negara Indonesia.
“Bagi masyarakat yang mau ikut berpartisipasi untuk menyisihkan sedikit rezekinya dapat mengirimkannya melalui melalui Nomor Rekening Bank Riau Kepri Syariah atau BNI.
Berikut ini nomor rekening Bank Riau Syariah 8212181678 dan nomor rekening BNI 7580058005. Kedua rekening tersebut atas nama Gerakan Infaq Beras Karimun.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mendatangi alamat GIB Karimun di Perumahan TMK Gang Dahlia Nomor 26 Sei Raya Karmun, Meral. Atau bisa menghubungi 082383548005 atas nama (An) Ahmad, 082384044443 – an Abdurahman dan 082283636766 an Dedy Putraja .
“Jika ada yang ingin bergabung menjadi pengurus di GIB Karimun, dengan senang hati kami menerimanya,” pungkas Ahmad. (msa)




