Fedro Buktikan Anak Perbatasan Bisa Berprestasi, Raih Nilai Tertinggi Seleksi STMKG

NATUNA – Keterbatasan geografis bukan alasan untuk berhenti bermimpi dan membatasi diri dalam meraih prestasi.

Hal itu dibuktikan Fedro Vinsky Alda, putra daerah Natuna yang berhasil menorehkan pencapaian membanggakan dalam Seleksi Kompetensi Penerimaan Taruna Baru Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG).

Fedro berhasil meraih nilai 230, sekaligus menjadi peserta dengan perolehan nilai tertinggi di antara para calon taruna yang mengikuti seleksi tersebut.

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Natuna, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda dari wilayah perbatasan memiliki kemampuan untuk bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Atas pencapaian tersebut, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengundang Fedro bersama kedua orang tuanya ke Kantor Bupati Natuna, Selasa (3/11/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap prestasi putra daerah yang telah menunjukkan kemampuan dan daya saing di bidang akademik.

Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Cen menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan yang diraih Fedro.

Menurutnya, seleksi masuk STMKG bukanlah proses yang mudah, terlebih bidang pendidikan yang diujikan menuntut kemampuan akademik dan penguasaan ilmu eksakta yang kuat.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang baik sekali. Tidak sembarang orang mampu seperti ini, apalagi bidangnya eksakta semua. Tidak mudah untuk bisa lolos di sini,” ungkap Bupati Cen.

Ia berpesan agar pencapaian tersebut tidak membuat Fedro cepat berpuas diri. Sebaliknya, prestasi yang telah diraih harus menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, serta menjaga kesehatan agar dapat menjalani tahapan pendidikan berikutnya dengan baik.

“Ini bagus sekali. Terus belajar ya, jaga kesehatan dan terus berprestasi,” pesannya.

Lebih jauh, Bupati Cen menegaskan bahwa anak-anak Natuna sesungguhnya memiliki potensi dan kemampuan yang tidak kalah dibandingkan generasi muda dari daerah lain.

Menurutnya, tantangan yang selama ini dihadapi masyarakat di wilayah perbatasan lebih banyak berkaitan dengan keterbatasan akses dan kesempatan, bukan karena rendahnya kemampuan sumber daya manusia.

Ia meyakini, apabila putra-putri Natuna memperoleh peluang dan ruang yang setara untuk berkembang, mereka mampu menunjukkan prestasi bahkan melampaui capaian generasi muda dari daerah lain.

“Cuma kita yang berada di perbatasan ini kurang peluang saja. Kalau kita memiliki peluang yang sama dengan daerah lain, Insyaallah kita bisa menyamai atau bahkan melebihi mereka, karena anak-anak kita memang hebat-hebat juga,” paparnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan penting bahwa letak geografis Natuna yang berada jauh dari pusat-pusat pertumbuhan tidak seharusnya menjadi batas bagi anak-anak daerah untuk meraih cita-cita.

Sebab, kemampuan, semangat belajar, dan kesempatan yang terbuka menjadi modal penting dalam melahirkan generasi unggul.

Bupati Cen pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, untuk terus membangun budaya berprestasi.

Ia berharap keberhasilan Fedro dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Natuna agar tidak minder menghadapi keterbatasan daerah, tetapi justru menjadikannya sebagai dorongan untuk membuktikan kemampuan diri.

“Kita memang berada di daerah perbatasan dan jauh dari mana-mana. Tetapi rentang kendali tidak boleh menghalangi kita untuk berprestasi. Maju terus sampai kita benar-benar berprestasi. Kami juga sebagai pemerintah terus berupaya keras membangun sumber daya manusia kita,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas fisik.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat agar generasi muda Natuna memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan daya saing untuk menghadapi tantangan masa depan.

Di akhir pertemuan, Bupati Cen kembali menyampaikan ucapan selamat kepada Fedro atas pencapaian yang berhasil diraihnya. Ia berharap prestasi tersebut menjadi langkah awal untuk menapaki perjalanan pendidikan dan pengabdian yang lebih luas, sekaligus membawa nama baik Natuna di tingkat nasional.

“Selamat ya, Fedro. Sudah menjadi yang terbaik di sini. Harumkan nama daerah, tetap semangat dan terus belajar,” tutup Bupati Cen sembari menyalami Fedro dan kedua orang tuanya.

Prestasi Fedro menjadi pengingat bahwa dari wilayah perbatasan pun dapat lahir generasi muda yang mampu berdiri sejajar dan bersaing di tingkat nasional. Jarak geografis boleh menjadi tantangan, tetapi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak Natuna untuk meraih masa depan yang lebih baik. (Rap)