Temuan mayat di Pantai Lubuk, pagi tadi. (rko)

Karimun, Lendoot.com – Salah satu Anak Buah Kapal (ABK) Speed Boat (SB) Tiga Bersaudara yang dikabarkan hilang kontak sejak, Minggu (20/12/2020) sore, diduga telah ditemukan masyarakat dalam kondisi tidak bernyawa.

ABK diketahui bernama Ali itu ditemukan dalam kondisi terapung di pesisir Pantai Lubuk Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (23/12/2020) sekira pukul 08.00 Wib.

“Ada penemuan mayat seorang pria diduga ABK SB Tiga Saudara. Pria itu ditemukan terapung tidak jauh dari bibir pantai,” kata Rahman seorang warga di lokasi.

Penemuan sesosok mayat pria itu menghebohkan warga sekitar lokasi. Mereka langsung berdatangan ke lokasi penemuan untuk melihat proses evakuasi mayat pria tersebut.

“Proses evakuasi berlangsung sekira pukul 09.30 Wib tadi. Dilakukan oleh pihak kepolisian, TNI dan masyarakat. Saat ini mayat tersebut telah dibawa untuk dilakukan visum,” katanya.

Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir dikonfirmasi perihal tersebut masih belum memberikan jawaban. Namun diketahui, pasca penemuan mayat diduga KKM SB Tiga Saudara itu, petugas gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencari keberadaan satu ABK lainnya yang masih bel├╣m ditemukan.

Sebelumnya diberitakan, Speed Boat (SB) Tiga Saudara beserta dua awak kapal dikabarkan hilang kontak sejak Minggu (20/12/2020) kemarin.

Speed boat yang biasanya mengangkut ikan dan sayur- sayuran dari Tanjungbuton Kabupaten Siak Provinsi Riau tujuan kota Batam, Provinsi Kepri itu dikabarkan hilang kontak saat berada di perairan antara Pulau Rusa Kundur barat Kab. Kerimun dengan Pulau penyalai Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

SB Tiga Bersaudara itu diketahui dinahkodai oleh Taufik dengan KKM bernama Ali. Kedua ABK tersebut juga turut dilaporkan hilang kontak sejak Minggu sore.

Kabar terakhir, SB Tiga Saudara sedang terapung karena satu mesinnya alami kerusakan. Akan tetapi komunikasi terakhir terputus dan hingga saat ini tidak dapat dihubungi.

Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir terkait informasi hilang kontaknya SB Tiga Saudara memebenarkan kabar itu. Ia mengatakan, saat ini pihaknya dibantu masyarakat sednag berada di lokasi terakhir untuk melakukan upaya pencarian.

“Sejak tadi pagi kita sudah melakukan pencarian. Dalam SB Tiga Saudara itu juga terdapat nahkoda dan KKM dan mereka juga hilang kontak,” kata Binsar, Senin (21/12/2020) sore.

Ia mengatakan, pihaknya dalam proses pencarian mendapatkan tanda-tanda berupa barang- barang diduga milik SB Tiga Saudara. Antara lain tong, galen, ikan mas dalam karung yang terdapat oksigen, BBM dan juga jok tempat duduk.

“Kita sudah kumpulkan, dugaan itu barang milik SB Tiga Saudara. Kita akan konfirmasi ke pemilik kapalnya,” katanya.

Adapun dari hasil temuan dimaksud dapat di pastikan bahwa telah terjadi dugaan SB Tiga Saudara hilang kontak di perairan antara pulau Rusa Kundur barat Kab. Kerimun dgn Pulau penyalai Kabupaten Pelalawan Riau.

Saat ini sat Polairud sedang melaksanakan pencarian di lokasi diduga terjadinya laka Laut dimaksud dengan berkoordinasi pada instansi berwenang serta masyarakat sekitar. (rko)