Para penumpang sedang menunggu jadwal keberangkatan di ruang tunggu Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun
Suasana pelabuhan di dekat ruang tunggu Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun. Foto beberapa waktu lalu (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten meningkat di pekan lalu. Kecemasan sebagian besar masyarakat makin menjadi. Atas kondisi itu, emerintah daerah memberlakukan aturan baru pelaku perjalanan masuk dan keluar Karimun.

Arus keluar dan atau masuk bagi pelaku Perjalanan dari dan ke wilayah Kabupaten Karimun, untuk itu perlu ditegaskan kembali panduan dan pedoman bagi Petugas dan Pelaku Perjalanan di Bandara Udara dan Pelabuhan.

Ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang lebih masif di wilayah Kabupaten Karimun.

Bentuk panduan dan pedoman yang tertera dalam surat edaran yan ditandatangi 23 Oktober 2020 oleh Herry Andryanto itu antara lain;

Setiap individu yang melakukan perjalanan wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yang ketat antara lain: menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, dan memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat.

-Setiap Individu yang melakukan perjalanan ke luar wilayah Kabupaten Karimun dan Provinsi Kepulauan Riau pada saat pembelian tiket pesawat dan/atau kapal, wajib menunjukkan persyaratan sebagai berikut:

  1. Menunjukkan Identitas Diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah);
    b. Menunjukkan Surat Keterangan Uji Tes PCR dengan hasil negatif atau Surat Keterangan Uji Rapid Test dengan hasil Non Reaktif yang berlaku 14 hari sejak surat keterangan diterbitkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta;
    c. Menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Bebas Gejala seperti Influensa yang berlaku 3 hari sejak dikeluarkan oleh Rumah Sakit /Puskesmas/Fasilitas Pelayanan Kesehatan bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Test PCR dan/atau Rapid Test;
    d. Mengunduh Aplikasi elektronik Health Alert Card (eHAC) atau mengisi formulir Health Alert Card yang telah disediakan oleh Petugas KKP.

-Setiap Individu yang melakukan perjalanan di dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau termasuk dalam wilayah Kabupaten Karimun pada saat pembelian tiket dengan menggunakan transportasi laut cukup menunjukkan persyaratan sebagai berikut:

  1. Menunjukkan Identitas Diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah);
    b. Menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Bebas Gejala seperti Influensa yang berlaku 3 hari sejak dikeluarkan oleh Rumah Sakit /Puskesmas/Fasilitas Pelayanan Kesehatan;
    c. Mengunduh Aplikasi elektronik Health Alert Card (eHAC) atau mengisi formulir Health Alert Card (HAC) yang disediakan oleh Petugas KKP di Pelabuhan.

-Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan di Bandara atau Pelabuhan keberangkatan dibantu oleh tenaga relawan melakukan kegiatan:

  1. Pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang dan awak alat angkut;
    b. Melakukan validasi Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan RT-PCR negatif atau Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Rapid Test Antigen/Antibodi Non Reaktif atau Surat Keterangan Kesehatan Bebas Gejala seperti Influensa;
    c. Memperingatkan agar kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC) secara elektronik maupun non elektronik telah diunduh/diisi oleh Pelaku Perjalanan;

 

-Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan dibantu oleh tenaga relawan di Bandara atau Pelabuhan kedatangan melakukan kegiatan:

  1. Pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang dan awak alat angkut;
    b. Melakukan verifikasi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC) secara elektronik maupun non elektronik oleh Pelaku Perjalanan;
    c. Melakukan validasi Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan RT-PCR negatif.

Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Rapid Test Antigen/Antibodi Non Reaktif atau Surat Keterangan Kesehatan Bebas Gejala seperti Influensa.

Dalam rangka melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap Pelaku Perjalanan, Satgas Pengendalian Transportasi Laut dan Udara turut serta melakukan pendampingan terhadap kegiatan tersebut terhadap Pelaku Perjalanan sebelum keberangkatan maupun pada saat kedatangan di wilayah Kabupaten Karimun. (*/kmg)