Makam Keramat Gading merupakan nama sebuah makam yang terletak di Pantai Gading Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundur Barat.
Untuk menuju ke makam ini, pengunjung biasanya menggunakan kendaraan sewa seperti sepeda motor atau bisa roda empat dari Tanjungbatu Kota. Jaraknya tidak jauh dari Pelabuhan Tanjungbatu Kota.
Makam Keramat Gading ini terdapat di atas pantai dengan pasir putih dan dikelilingi bebatuan. Untuk mencapai pantai ini, pengunjung harus menaiki bukit bebatuan lalu turun ke lokasi pantainya.
Berjarak sekitar 50 meter, kita akan menaiki sebuah tangga dari baru. Barulah kita dapat menjumpai Makam Keramat Gading tersebut.
Dari beberapa sumber Gading merupakan sebuah nama makam di lokasi yang disebut Tanjung Putri Gading. Ketokohan dari yang dimakamkan di Makam Keramat Gading tersebut tidak diketahui secara pasti, hanya saja beberapa warga pengunjung dan penduduk sekitar ada yang mengkeramatkan makam ini.
Letak makam berada di dalam cungkup atau rubahan dengan empat buah batu nisan lainnya. Pada Makam Keramat Gading sendiri memiliki enam batu nisan dengan tipe yang berbeda.
Pada bagian tengah makam, yakni satu pasang nisan berbentuk pipih memanjang dan ukurannya lebih panjang dibanding dua pasang batu nisan lainnya yang berbentuk gada.
Adanya tiga pasang batu nisan ada kemungkinan dihubungkan dengan kedudukan socsial dari mereka yang dimakamkan di makam tersebut. Dari tipe nisan yang berbeda kemungkinan besar dalam satu jirat makam yang terdiri dari tiga jasad berbeda yang dikuburkan.
Biasanya tipe nisan yang berbentuk pipih diperuntuhkan bagi jasad perempuan sedangkan tipe gada bagi jasad laki-laki.
Ada sesuatu yang cukup menarik perhatian ketika kita berkunjung ke Makam Keramat Gading tersebut. Keunikan itu terdapat pada tangga di keramat. Bahkan keunikanya ini bisa menjadi ajaib.
Hanya saja belum banyak dibuktikan secara akal, namun ada beberepa orang mengaku kalau anak tangga saat turun dan anak tangga saat kita naik bisa berbeda-beda jumlahnya.
“Kata yang sudah pernah melakukannya, kalalu naik ke tangga kita hitung, anak tangga yang kita hitung jumlahnya sekitar 60 anak tangga, tapi saat turun dari tangga itu jumlahnya bisa mencapai 65 anak tangga atau bisa kurang,” ujar seorang warga saat .
Menurut itu juga, tidak semua orang bisa mendapatkan keanehan dari adanya tangga tersebyut. “Ada orang tertentu bisa merasakan keanehan tangga itu,” katanya.
Tangga-tangga yang ada di Pantai Gading itu selalu dikunjungi warga, baik warga setempat juga warga dari luar Kundur. Pengunjung bukan menziarahi makam, tapi justeru mencoba dan melihat keunikan dari tangga yang terdapat saat akan mencapai Makam Keramat Gading tersebut. (msa)




