Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, melakukan kunjungan langsung untuk mengecek kesiapan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (5/11/2025).
Mendagri mengapresiasi kondisi MPP Kota Semarang yang dinilai sudah baik. Namun, ia menyarankan agar suasana MPP dapat dibuat semakin nyaman bagi pengunjung.
Ia mendorong agar pengelolaan layanan, jika memungkinkan, dapat mencontoh MPP Kabupaten Badung, Bali. Di Badung, suasana pelayanan dibangun lebih menarik dan dekat dengan masyarakat, membuat pengunjung lebih nyaman saat mengakses layanan.
Optimalisasi MPP untuk Percepatan Izin dan Program Perumahan
Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa keberadaan MPP di Indonesia mengadopsi model layanan dari negara Georgia dan diimplementasikan untuk memudahkan masyarakat.
Tito juga menyoroti pentingnya optimalisasi MPP di Jawa Tengah. Ia berharap MPP dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pemerintah, seperti program tiga juta rumah, salah satunya dengan menyediakan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Menurutnya, keberadaan MPP sangat memudahkan masyarakat karena dapat memangkas alur perizinan yang sebelumnya kompleks.
“Kalau saatnya dia ada di Mal Pelayanan Publik, ada outlet PBG, BPHTB, udah buat saja di mal itu,” ujarnya.
Mendagri bahkan mengatakan, proses perizinan PBG kini dapat diselesaikan sekitar 15 menit berkat kemudahan layanan MPP. “Kemudahan inilah yang perlu terus ditingkatkan,” tutupnya. (*/rsd)
Artikel ini telah tayang di infoPublik.id berjudul Mendagri Dorong Layanan Publik Lebih Nyaman dan Cepat




