Bupati Karimun Apresiasi Pengungkapan 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Karimun

Karimun– Bupati Karimun Iskandarsyah menghadiri konferensi pers (press release) pengungkapan kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair di perairan Kabupaten Karimun. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh aparat penegak hukum dan instansi terkait yang dinilai sukses bekerja secara sinergis.

Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan krusialnya kolaborasi dan koordinasi antarlembaga dalam menjaga wilayah perbatasan Kabupaten Karimun yang strategis dan berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Pemerintah Kabupaten Karimun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea dan Cukai, BNN RI, serta seluruh unsur yang terlibat. Ini merupakan bentuk nyata sinergi dalam menjaga wilayah perbatasan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, posisi geografis Karimun sebagai daerah terdepan membawa tantangan tersendiri dalam pengawasan lalu lintas orang dan barang. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat.

“Ini bukan hanya persoalan penegakan hukum, melainkan juga menyangkut keselamatan dan masa depan generasi kita. Pemkab Karimun siap mendukung penuh upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran narkotika,” tegasnya.

Pengungkapan sabu cair dalam jumlah fantastis ini menjadi bukti komitmen aparat penegak hukum dalam memperketat pengawasan jalur laut. Langkah ini sekaligus mencegah perairan Kepulauan Riau dan Karimun dijadikan pintu masuk penyelundupan narkotika jaringan internasional.

Pemerintah Kabupaten Karimun berharap capaian ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat pertukaran informasi dan koordinasi antarinstansi, sehingga potensi penyelundupan barang ilegal dapat dicegah sejak dini. (msa)