Bupati Karimun Ajak Masyarakatnya Pahami Bahaya Sampah Plastik

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengingatkan bahayanya sampah plastik bagi pencemaran lingkungan hidup. Ini disampaikannya saat Podcast di Radio Canggai Puteri (RCP) di 105,3 FM, Kamis (23/3/2023). “Tentang lingkungan yang tercemar plastic dampaknya sangat berbahaya dan mengerikan buat kehidupan generasi ke depan. Jadi kita harus peduli terhadap sampah plastic ini,” ujar Bupati Rafiq saat Podcast tersebut. Upaya yang sudah dilakukan, kata Rafiq, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya penyuluhan dan pemahaman tentang bahaya plastik ini kepada masyarakat, sekolah-sekolah, tokoh-tokoh masyarakat. “Sama-sama kita berkampanye, ke sekolah-sekolah, ke tokoh-tokoh masyarakat, lembaga-lembaga pemerintahan dan instansi. Bahaya sampah plastik ini sudah mengkhawatirkan, bukan cuma di daerah kita, tapi bahkan di dunia,” ujar Rafiq

Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengingatkan bahayanya sampah plastik bagi pencemaran lingkungan hidup. Ini disampaikannya saat Podcast di Radio Canggai Puteri (RCP) di 105,3 FM, Kamis (23/3/2023).  

“Tentang lingkungan yang tercemar plastic dampaknya sangat berbahaya dan mengerikan buat kehidupan generasi ke depan. Jadi kita harus peduli terhadap sampah plastik ini,” ujar Bupati Rafiq saat Podcast tersebut.

Upaya yang sudah dilakukan, kata Rafiq, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya penyuluhan dan pemahaman tentang bahaya plastik ini kepada masyarakat, sekolah-sekolah, tokoh-tokoh masyarakat.

“Sama-sama kita berkampanye, ke sekolah-sekolah, ke tokoh-tokoh masyarakat, lembaga-lembaga pemerintahan dan instansi. Bahaya sampah plastik ini  sudah mengkhawatirkan, bukan cuma di daerah kita, tapi bahkan di dunia,” ujar Rafiq.

Sementara itu, inisiatif memberikan penyuluhan terkait sampah plastik juga juga diupayakan PT Saipem. Salah satunya imbauan kepada para pedagang di depan area PT Saipem agar mengurangi penggunaan kemasan plastik dalam produk dagangannya.

“Kita juga melakukan imbauan kepada pedagang ada di area Saipem, itu kan yang beli pekerja kami. Kami mengimbau plastik sekali pakai,” ujar Manajer PT Saipem Karimun Yard, Emilcare Berti. (msa)