Karimun, Lendoot.com – Kabar mengenai munculnya buaya di perairan PT Karimun Marine Shipyard (KMS)dan sekitar pantai di PT Multi Ocean Shipyard (PT MOS) yang pernah diberitakan lendoot.com dan sempat diragukan sebagian warga, akhirnya tak terbantahkan.

Seekor buaya sepanjang 2,4 meter terjerat dalam jebakan di sekitar kawasan PT KMS, Parit Lapis Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (16/12/2020) sore tadi.

Terjeratnya buaya itu menghebohkan dunia maya. Pasalnya buaya yang tertangkap itu disebut- sebut reptil yang sering menampakkan diri dari perairan kawasan tersebut. Buaya tersebut terjerat di sekitar alur sungai kecil tidak jauh dari galangan kapal PT KMS Karimun.

Kapolsek Meral AKP Doddy Santosa Putra ketika dikonfirmasi membenarkan berita buaya terjerat di area sekitar PT KMS tersebut.

“Iya, masuk perangkat yang dibuat sama karyawan PT KMS, sekira pukul 16.00 kemarin,” kata AKP Doddy, Kamis (17/12/2020).

Ia mengatakan, buaya tersebut saat ditemukan dalam kondisi terjerat di dalam kandang besi berukuran panjang dan keadaannnya baik.

Saksikan Videonya!

Doddy mengatakan, buaya tersebut dikatakan sempat memberikan perlawanan dengan memutar badannya. Namun perlawanan buaya tersebut tidak berlangsung lama karena perangkapnya cukup kuat terbuat dari batangan besi.

“Kita  berencana mau serahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Batam. Besok mau diambil,” ujarnya.

Perangkap buaya tersebut sengaja dipasang karyawan PT KMS karena kerap mendapati kemunculan buaya di perairan sekitar perusahaan galangan kapal itu.

“Sengaja dipasang memang karna katanya kerap muncul buaya di sana. Takutnya jatuh korban, makanya dipasang lah perangkap,” ujar Doddy. (rko)