Karimun, Lendoot.com – Bulan Imuniasai Anak Nasional (BIAN) telah dicanangkan. Sebanyak 66.254 anak di yang tersebar di Kabupaten Karimun akan menjadi target imunisasi tersebut.
Ini diungkapkan Bupati Karimun Aunur Rafiq saat pencanangan BIANdi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Mukmin, kemarin.
“Pelaksanaan BIAN tentunya sejalan dengan misi keempat Kabupaten Karimun, yakni membangun SDM cerdas, sehat, dan kompetitif,” ujar Rafiq.
Program imuniasi, jelas Rafiq, adalah salah satu bentuk pembangunan kesehatan dalam upaya preventif atau pencegahan.
Imuniasai sangat penting dan merupakan cara paling efektif serta efisien, untuk mencegah penyakit tertentu, mengindari kecacatan dan mengurangi angka kematian.
Rafiq menambahkan bahwa saat ini Kabupaten Karimun masih dihadapkan dengan wabah Covid-19 dan DBD (demam berdarah fengue). “Dan alhamdulillah saat ini wabahnya sudah cukup kondusif, ini tidak terlepas dari keberhasilan vaksinasi atau imunisasi,” ujarnya.
Meski demikian, tukas Rafiq, masyarakat harus tetap mewaspadai Covid sebab status pandemi belum dicabut secara nasional. Juga dengan DBD, kebersihan lingkungan tetap menjadi perhatian bersama, agar angka kasusnya tidak meninggi lagi.
Peningkatan kasus DBD pada 2022 ini sudah meningkat 330 kasus warga Kabupaten Karimun yang terjangkit. Tiga orang di antaranya meniggal dunia, karena terlambat dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit.
“Kembali kita mengingatkan bahwa slogan mencegah penyakit itu jauh lebih baik dari pada mengobati, penyelesaiannya selalu datang terlambat. Jadi tetaplah waspada DBD dan Covid,” ujarnya. (ina)




