Karimun, Lendoot.com – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Kabupaten Karimun masih terkendala minimnya pasokan listrik. Hal ini menyebabkan beberapa layanan online belum dapat beroperasi secara maksimal.
Belum beroperasinya SPBE tersebut berpengaruh terhadap ketersediaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di tengah masyarakat. Antrean panjang warga mendapatkan gas tersebut sempat terjadi beberapa hari terakhir.
Menanggapi hal tersebut, Pemkab Karimun berupaya mencari solusinya. Salah satu upaya mencari solusi alternatif untuk mengatasi masalah ini. Salah satu solusinya adalah dengan akan menemui Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia dalam waktu dekat ini.
“Belum ada listriknya. PLN tidak bisa mensuplai listrik, karena SPBE Karimun masuk kawasan FTZ,” ucap Kabid ESDM Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan ESDM Kabupaten Karimun Vandarones Purba seperti dikutip dari rcmnews, Minggu (16/6/2024).
Vandarose Purba menyampaikan, minggu depan akan menemui Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM untuk menyampaikan kondisi listrik SPBE Karimun.
“Rencananya Rabu atau Kamis depan kita ke Dirjen Ketenagalistrikan,” kata Vandarones.
Dia berharap hasil pertemuan nanti Kementerian ESDM bisa berempati dan mau memanggil pihak PT Soma Daya Utama, serta mengizinkan PLN Karimun untuk mensuplai listrik ke SPBE.(msa)




