Balita di Kabupaten Karimun Berpotensi Stunting, Bupati Aunur Rafiq Launching Gercep Anting

Bupati Aunur Rafiq berfoto bersama saat launching Gercep Anting di kediaman dinasnya, siang tadi. (ft msaimi)

Karimun, Lendoot.com – Meski angka stunting di Bumi Berazam termasuk terendah di Provinsi Kepri, namun Bupati Rafiq menyatakan bahwa masih ada ratusan balita berpotensi stunting

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan, angka stunting di Kabupaten Karimun pada tahun 2024 tercatat sebesar 13,3 persen.

“Ada sekitar 875 anak balita masih masuk dalam kategori stunting yang tersebar se-Kabupaten Karimun,” katanya pada  launching gerakan cepat atasi stunting (Gercep Anting) Provinsi Kepri, Kamis (13/6/2024) di halaman rumah dinasnya.

Bupati Rafiq mengatakan, pemerintan daerah melalui program-program yang dilaksanakan terus menurunkan angka stuntung di Bumi Berazam.

“Dalam menurunkan angka stunting tidak hanya dititik beratkan di OPD terkait, tapi juga bekerjasama dengan instansi vertikal dan TNI-Polri,” ucapnya.

Bupati Aunur Rafiq juga menyampaikan, berdasarkan data ibu hamil yang melalukan pengecekan anak-anaknya ke posyandu belum seratus persen.

Bupati Aunur Rafiq juga mengimbau orang tua untuk secara rutin mengikuti kegiatan posyandu, sehingga dapat terkontrol oleh pemerintah untuk memberikan asupan gizi kepada balita dan ibu hamil.

“Target 100 persennya belum tercapai, masih ada 6 persen lagi. Segera lakukan agar targetnya tercapai,” pinta Bupati Rafiq.

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. (msa)