Karimun, Lendoot.com – Kesehjateraan ASN (aparatur negeri sipil), honorer, guru honorer,  guru TK-PAUD, Ketua RT-RW, tim medis bakal terperhatikan. Pemkab Karimun akan menaikan tunjangan kinerja ASN dan insentif pada APBD-Perubahan 2020 ini.

Ini diungkapkan Bupati Karimun Aunur Rafiq saat memberikan tanggapan atas pandangan fraksi-fraksi saat rapat paripurna DPRD Karimun terkait KUA-PPAS APBD Karimun Tahun Anggaran 2021, Selasa (22/9/2020) sore.

Penambahan insentif atau perbaikan penghasilan tersebut mencapai kisaran antara 20 sampai 30 persen dari yang diterima saat ini.

“Masukan dari seluruh fraksi intinya sama. Menginginkan adanya peningkatan kesehjateraan masyarakat untuk kelanjutan pembangunan di Kabupaten Karimun ini. Mulai dari tukang sapu sampai ASN, yang jumlahnya mencapai 19 ribu secara keseluruhan, akan dinaikkan insentif dan tunjangannya,” ujar Rafiq di depan hadirin sidang.

Pekerja kebersihan, seperti tukang sapu dianggapnya telah  berjasa atas diraihnya empat kali Adipura. “Mereka memberikan rasa nyaman dan meningkatkan kunjungan wisata ke daerah kita. Empat kali kita dapat Adipura juga berkat bantuan mereka,” jelasnya.

Selain tukang sapu, honorer, termasuk honor kontrak, guru honor, guru TPQ, guru TK-PAUD, guru swasta, petugas Posyandu, menjadi perhatian kesehjateraannya. “Kenaikannya antara 30 sampai 50 persen,” paparnya lagi yang disambut antusias sejumlah anggota dewan.

Kenaikannya beragam. Ada yang penghasilannya dari Rp1,1 juta menjadi Rp1,3 juta. Ada yang dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta. Ada yang dari Rp750 ribu menjadi Rp1,5 juta.

Tim medis yang berjibaku di pulau-pulau terpencil juga menjadi bagian yang terperhatikan  termasuk tim medis yang menangani Covid-19. “Paramedis yang bertugas di daerah terpencil yang sebelumnya dapat insentif Rp 500 ribu naik menjadi Rp1 juta,” jelasnya.

Selain itu, RT dan RW se-Kabupaten Karimun yang biasanya per triwulan mendapatkan insentif Rp1 juta, untuk ke depan akan mendapatkan Rp1,5 juta per triwulannya.

Usulan kenaikan kesehjateraan tersebut selain berasal dari Pemkab Karimun sendiri, tambah Rafiq,  juga atas usulan fraksi-fraksi di DPRD Karimun. Fraksi-fraksi DPRD Karimun merasa harus berpihak kepada masyarakat yang ekonominya terimbas akibat pandemi Covid-19.

“Saya apresiasi sekali, karena selama 5 tahun ini, baru kali ini mereka sampaikan secara terbuka,” kata Rafiq.

Sumber anggaran dikatakan Rafiq akan diusulkan dari APBD Murni Karimun 2021. Dan, realisasi pelaksanaannya pada APBD 2021 mendatang ,setelah APBD 2021 nanti disahkan bersama DPRD Karimun. (msa)

Simak Videonya juga ya…!!