Forum OPD Pemkab Karimun berpose bersama sebelum menggelar acara di Gedung Serba Guna, 10 Maret 2021 lalu. (ist)

(Advetorial)

Di Gedung Serba Guna Pemkab Karimun, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembagan Kabupaten Karimun menggelar acara Forum Organisasi Perangkat Daerah (F-OPD) Kabupaten Karimun tahun 2021, pada 10 Maret lalu.

Masyarakat perlu mengetahui bahwa pembangunan di Kabupaten Karimun yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD diawali dengan penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran. Dilanjutkan dengan pelaksanaan, serta dilakukannya pengawasan.

Ini sudah dilaksanakan setiap tahunnya, sejak dilakukan secara manual hingga menggunakan sistem informasi berbasis elektronik seperti yang dilakukan saat ini. sejak tahun 2019, proses perencanaan tidak lagi dilaksanakan secara konvensional, melainkan menggunakan sistem informasi berbasis elektronik atau dikenal dengan istilah e-planning.

Semula kita menggunakan aplikasi SIMDA integrated yang dikembangkan BPKP-RI, sekarang menggunakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dari Kementerian Dalam Negeri. Usulan rencana program dan kegiatan pembangunan diinput ke dalam aplikasi SIPD dengan alur yang jelas sehingga dapat dipastikan tidak ada lagi kegiatan pembangunan yang dianggarkan pada APBD berasal di luar dari dokumen perencanaan.

Perencanaan berbasis elektronik merupakan amanat dari Korsupgah Rencana Aksi Daerah (RAD) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana daerah wajib melakukan penyelenggaraan pemerintahan yang terintegrasi, termasuk di dalamnya proses perencanaan guna menghasilkan dokumen perencanaan mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Strategis (Renstra) OPD, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dan Rencana Kerja (Renja) OPD.

Selanjutnya dilakukan proses penyusunan dokumen penganggaran yang terintegrasi dengan dokumen perencanaan.  Forum OPD termasuk salah satu rangkaian dari proses perencanaan yang merupakan forum sinkronisasi pelaksanaan urusan pemerintahan daerah untuk merumuskan program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah.

Forum OPD ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti hasil musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan, untuk selanjutnya menjadi bahan masukan dalam proses penyusunan rencana kerja (Renja) OPD. Untuk diketahui bersama bahwa kita baru saja menyelesaikan Musrenbang di tingkat kecamatan di 12 (dua belas) kecamatan se-Kabupaten Karimun.

Musrenbang tingkat kecamatan dilaksanakan mulai tanggal 18 februari 2021 dan telah berakhir pada 04 maret 2021 lalu bertujuan untuk membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan tingkat desa-kelurahan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang bersangkutan.

Selain itu, Musrenbang tingkat kecamatan juga bertujuan untuk membahas dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan desa-kelurahan, serta menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah.

Tiga usulan prioritas setiap desa-kelurahan dari masing-masing kecamatan yang dihasilkan pada musrenbang kecamatan diinput kedalam SIPD yang kemudian disinkronkan dengan Rancangan Awal (Ranwal) Renja OPD serta dibahas dan difilter melalui Forum OPD.

Bahwasannya sampai dengan pelaksanaan Forum OPD ini, secara akumulasi telah terinput usulan dari 12 kecamatan;

Adapun OPD-ODP yang menjadi tujuan usulan dari musrenbang kecamatan, yaitu;

Perlu disampaikan bahwa seluruh OPD telah menyelesaikan peng-inputan data Ranwal Renja OPD pada aplikasi SIPD. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang telah diberikan seluruh kepala OPD. dengan kondisi ini, Alhamdulillah kita bisa melaksanakan Forum OPD ini secara keseluruhan dengan menggunakan sistem SIPD.

OPD sudah dapat menginput dan memverifikasi hasil prioritas Musrenbang Kecamatan yang diinput oleh kecamatan yang kemudian disinkronkan dengan Ranwal OPD dan menjadi rancangan Renja OPD pada tahun 2022.

Adapun tujuan dilaksanakannya Forum OPD ini antara lain; pertama, untuk menyelaraskan program dan kegiatan OPD dengan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang tingkat kecamatan untuk kemudian diinput kedalam sistem sebagai salah satu bahan dalam penyusunan Renja OPD. Kedua, untuk mempertajam indikator serta target kinerja program dan kegiatan OPD sesuai dengan tugas dan fungsi OPD.

Ketiga, untuk menyelaraskan program dan kegiatan antar OPD dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan dan sinergitas pelaksanaan prioritas pembangunan daerah, keempat, untuk menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing OPD.

Oleh karena itu, melalui Forum OPD ini kami sangat mengharapkan peran aktif dari setiap opd untuk menyusun skala prioritas sesuai dengan program dan kegiatan yang diusulkan oleh kecamatan. Agar usulan-usulan tersebut dapat menjadi daya ungkit dalam mencapai indikator kinerja.

Dari pelaksanaan Forum OPD ini akan dilanjutkan dengan pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten Karimun.

Musrenbang di tingkat Kabupaten Karimun guna menghasilkan rancangan Renja OPD, yang kemudian menjadi bahan pemutakhiran Rancangan RKPD. Untuk selanjutnya Rancangan RKPD akan dibahas pada saat pelaksanaan musrenbang tingkat kabupaten.

Rancangan RKPD yang diinput kedalam SIPD, di dalamnya sudah terdapat pendekatan perencanaan melalui teknokratik OPD, hasil usulan Musrenbang Kecamatan dan pokok-pokok pikiran DPRD dari hasil resesnya.

Demikianlah beberapa hal yang dapat kami sampaikan terkait pelaksanaan forum OPD ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua dan menghasilkan program, kegiatan dan sub kegiatan yang selaras dan mendukung apa yang menjadi visi dan misi Kabupaten Karimun pada tahun 2022. Guna melanjutkan pembangunan kabupaten karimun hingga tahun 2026. (*)