Ayo Bangga Berlibur di Destinasi Wisata Dalam Negeri

‘Ayo berlibur di dalam negeri!’ Itu merupakan kalimat ajakan yang digelorakan pemerintah dalam satu dasa warsa terakhir. Alasannya, destinasi wisata di dalam negeri sangat beragam dan menarik. Memastikan gerakan bangga berwisata dalam negeri itu, Pemerintah melakukan berbagai langkah. Di sektor infrastruktur, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), menggeber pembangunan infrastruktur.

Sebagian masyarakat Indonesia ada yang bangga saat memamerkan destinasi wisata di luar negeri yang dikunjunginya. Beragam keindahan alamnya diposting di media sosial, tapi ternyata destinasi wisata di dalam negeri juga tak kalah indah dan eloknya.

Hanya saja, ketidaktahuan membuat sebagian masyarakat tersebut tidak pernah merasakan bangganya berwisata di dalam negeri yang dapat dibuktikan tidak kalah, bahkan lebih unggul dari keindahan destinasi wisata luar negeri tersebut.

Kemudian muncul kalimat, ‘Ayo berlibur di dalam negeri!’ Itu merupakan kalimat ajakan yang digelorakan pemerintah dalam satu dasa warsa terakhir. Alasannya, destinasi wisata di dalam negeri sangat beragam dan menarik.

Memastikan gerakan bangga berwisata dalam negeri itu, Pemerintah melakukan berbagai langkah. Di sektor infrastruktur, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), menggeber pembangunan infrastruktur.

Gerakan dukungan pembangunan infrastruktur, khususnya  sarana dan prasarana transportasi di destinasi pariwisata itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Komitmen itu,  Menhub ungkap saat hadir dalam kegiatan pameran “Di Indonesia Aja Travel Fair (DIATF)” yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Jakarta seperti dikutip lendoot dari infopublik.id, Minggu (4/6/2023).

“Kami terus berkomitmen dalam membangun, meningkatkan peran, serta menghubungkan berbagai destinasi pariwisata, yang kelak akan menjadi sumber pendapatan bukan saja bagi negara, tetapi juga bagi pemerintah daerah, serta masyarakat setempat,” ujar Menhub.

Menhub menjelaskan, dukungan pembangunan infrastruktur transportasi telah dilakukan di kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas 5 Bali Baru. Yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Kelimanya ditangani secara khusus sejak 2019.

Sejumlah infrastruktur yang telah dibangun di antaranya yaitu membangun 13 titik pelabuhan penyeberangan di Danau Toba, pembangunan KA Bandara Yogyakarta International Airport–Kulonprogo, Pembangunan jalur Kereta Api (KA) Solo Balapan Bandara Adi Soemarmo, Pembangunan Pelabuhan Gili Trawangan, Peningkatan fasilitas di Pelabuhan Likupang, dan Pengembangan Wisata Labuan Bajo. (rsd)