Batam, Lendoot.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan bantuan honorarium kepada para mubaligh di lima kecamatan di Kota Batam. Mulai dari Batam Kota, Bengkong, Batu Ampar, Nongsa, dan Lubuk Baja.
Selain bantuan honorarium kepada para mubaligh, Ansar Ahmad juga menyerahkan bantuan hibah berupa barang dan kendaraan, kepada sejumlah yayasan, bertempat di Masjid Darussalam Perumahan KDA, Kota Batam, kemarin.
Bantuan Pemprov Kepri ini terdiri dari barang seperti tenda, infocus, kursi plastik dan juga speaker portable. Adapun bantuan empat kendaraan terdiri dari dua unit ambulance dan satu unit pick up dan satu unit becak motor.
Para penerima di antaranya penyuluh agama non PNS, pemuka agama tetap pada rumah ibadah hingga para pendidik keagamaan non formal.
Untuk Kota Batam, Pemprov Kepri menyerahkan kepada kurang lebih 3.316-an orang penerima. Dengan alokasi anggaran, kurang lebih Rp 3, 316 miliar.
Bantuan ini diberikan kepada 2 961 orang guru TPQ, 87 orang penyuluh agama non PNS, 181 orang pemuka pada rumah ibadah tetap, dan 87 orang pemuka agama non muslim.
Dalam sambutannya Ansar mengatakan, bantuan yang diberikan kali ini, tidak lain dan tidak bukan, sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kepri, atas peran dan sumbangsih yang telah diberikan selama ini.
Menurut Ansar, pendidik agama telah berkontribusi lewat berbagai pendidikan dan pengajaran keagamaan, dengan kata lain, ikut serta memajukan pembangunan dibidang keagamaan.
Karena pembangunan keagamaan tidak bisa kita lakukan sendiri, tapi butuh dukungan dari semua kalangan.
“Karena itu kita berpikir, perlu bagi kita Pemerintah Provinsi Kepri, memberikan perhatian dan apresiasi kepada bapak ibu semua. Dari mulai guru taman pendidikan alquran, imam masjid, mubaligh hingga para pemuka agama. Baik pemuka agama muslim dan non muslim,” ujarnya.
Selain di kota Batam, bantuan serupa juga akan diserahkan ke kabupaten atau kota lain di Kepri.
Bantuan akan diberikan kepada semua tim pembinaan dan pengawasan keagaaman di tujuh kabupaten atau kota dengan total anggaran mencapai Rp8 miliar, dan diperuntukan bagi 8.000 penerima se-Kepri.
Diakui Gubernur Ansar, bantuan yang diserahkan kali ini, tidak lepas dari rekomendasi anggota legislatif yang ada di DPRD Provinsi Kepri. (*/ddh)




