Air Bersih dan Listrik Masih Jadi Keluhan Masyarakat Batam, Ketua DPRD: Kita Perlu Gaet Investor Air dan Listrik Lagi

Dari kedua persoalan itu, Cak Nur meminta agar konsorsium air bersih dan PLN untuk mencari investor tambahan. Tujuannya agar persoalan teknis yang dihadapi dapat ditanggulangi. “Investor saya minta untuk ditambah. Cari lagi investor untuk dua lini ini. Misal listrik, saat ini hanya ada enam pembangkit, mungkin jika kita dapat menggaet investor, bisa bertambah pembangkit di daerah kita. Dan itu pastinya berdampak pada pelayanan listrik yang disediakan menjadi lebih baik lagi,” pungkas dia

Batam, Lendoot.co,m – Kebutuhan air bersih dan listrik bagi sebagian masyarakat di Kota Batam saat ini masih menjadi keluhan yang dominan daripada keluhan lainnya.

Permasalahan kebutuhan dasar masyarakat air bersih dan listrik menjadi perhatian DPRD Kota Batam Kepri.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto bahkan menggelar rapat konsolidasi terkait permasalahan ini dengan beberapa pihak seperti dari SPAM Batam, PT Moya, hingga PT PLN Batam.

Nuryanto mengatakan, ia mengaku kerap kali mendapat aduan dari masyarakat perihal mati listrik dan distribusi atau aliran air bersih yang sering macet.

“Bahkan masalah air ini hampir tiap pekan ada yang ngeluh. Ngalirnya (air) kecil, bahkan ada daerah yang mati air. Yang jelas kebutuhan vital ini harus diutamakan,” kata dia.

Cak Nur, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa pihak yang bersangkutan menyoal air ini harus sesegera mungkin berbenah. Jika ada gangguan di lapangan, maka cepat sampaikan ke publik secara transparan.

Sementara untuk kelancaran sistem kelistrikan di Batam, ia menyarankan kepada PLN untuk menyiapkan langkah antisipatif secara tanggap agar tidak ada keluhan atau berdampak pada masyarakat.

Dari kedua persoalan itu, Cak Nur meminta agar konsorsium air bersih dan PLN untuk mencari investor tambahan. Tujuannya agar persoalan teknis yang dihadapi dapat ditanggulangi.

“Investor saya minta untuk ditambah. Cari lagi investor untuk dua lini ini. Misal listrik, saat ini hanya ada enam pembangkit, mungkin jika kita dapat menggaet investor, bisa bertambah pembangkit di daerah kita. Dan itu pastinya berdampak pada pelayanan listrik yang disediakan menjadi lebih baik lagi,” pungkas dia. (ddh)