Suasana belejar tatap muka, (foto istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Sekolah-sekolah di Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan pembelajaran berani pasca-ditemukan kasus baru penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Kecamatan Kundur Utara menjadi sekolah kedua yang kembali menutup sekolah pasca pendidikan untuk menggelar pembelajaran tatap muka pada 11 Januari kemarin. Sebelumnya, Kecamatan Kundur Barat, lebih dulu menutup sekolah karena wilayah tersebut kembali ditemukan kasus Covid-19.

Sekretaris Daerah Pemkab Karimun Muhammad Firmansyah mengatakan, kasus baru COVID-19 menjadi alasan pihaknya mengambil keputusan tersebut.

Pembelajaran secara tatap muka di kecamatan Kundur Utara kita tutup sementara waktu, ”ujarnya, Sabtu (23/1/2021).

Ia menyebut, pihaknya akan menutup proses pembelajaran secara tatap muka tersebut selama dua minggu kedepan, hingga situasi kembali kondusif.

“Kita lihat perkembangannya selama dua minggu, setelah itu perihal buka tutupnya baru kita putuskan,” kata Firmansyah.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan langkah yang tepat sebagai pencegahan dini terhadap penyebaran Covid-19, sebelum penerapan yang lebih luas lagi.

“Dengan begitu, kami dapat mencegah pencegahan dini seperti melakukan tracing orang-orang yang kontak erat dengan pasien positif COVID-19,” kata Firmansyah.

Diketahui, hingga saat ini terdapat 7 dari 12 kecamatan yang menutup proses pembelajaran secara tatap muka di sekolah atau beralih ke pembelajaran secara berani.

Adapun tujuh kecamatan tersebut, antara lain Kecamatan Kundur Utara, Kundur Barat, Kundur, Karimun, Tebing, Meral dan Meral Barat.

Kemudian, 5 kecamatan yang menunjukkan pembelajaran secara tatap muka di sekolah karena tidak adanya kasus baru COVID-19. Diantaranya, Kecamatan Belat, Buru, Durai, dan Moro. (rko)

TONTON VIDEONYA…!!!